Tampilkan postingan dengan label 0B Investasi (PMTB). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 0B Investasi (PMTB). Tampilkan semua postingan

[NEWS] Investasi Penanaman Modal Asing di Riau Melambat

PEKANBARU - Investasi penanaman modal asing di Riau melambat. Ini seirama dengan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB). Ini berarti asing menahan investasinya ke Riau.

Kepala BI Perwakilan Riau Siti Astiyah mengatakan, dalam Kasian Ekonomi Regional sudah merinci analisis tentang masalah ini. Dimana perlambatan PMTB sejalan dengan dengan menurunnya investasi penanaman modal asing terutama pada sektor premier (kebutuhan pokok) dan tersier (kebutuhan mewah).

Triwulan III-2017 realisasi penanaman modal asing di Riau 2,75 juta dollar dan tersier 1,29 juta dollar. Penurunan penanaman modal asing premier begitu terlihat dari turunnya realisasi sektor tanaman pangan dan perkebunan, jika dibandingkan dengan tahun lalu.

"Sementara di sektor tersier, perlambatan terlihat dari turunnya realisasi penaman modal asing bidang listrik, gas, air, transportasi, dugang, dan telekomunikasi, serta perumahan, kawasan industri, dan perkantoran," kata Siti.

Untuk diketahui PMTB adalah pengeluaran untuk barang modal yang mempunyai umur pemakaian lebih dari satu tahun dan tidak merupakan barang konsumsi. (bpc3)
Sumber : Bertuahpos.com, 7 Februari 2018
Share:

[NEWS] Gubri Resmikan Jembatan Bagan Cacing Rohil


Senin, 05 Feb 2018
Tanjung Medang - Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman bersama Bupati Rokan Hilir Suyatno meresmikan Jembatan Bagan Cacing di Kepenghuluan Tanjung Medan, Kecamatan Tanjung Medan, Kabupaten Rokan Hilir, Ahad (4/2).

Kedatangan Gubri beserta rombongan lalu disambut meriah melalui penampilan Kesenian Tradisional Kuda Kepang, serta penampilan Rebana Qasidah Selamat Datang. dengan di bangunnya jembatan tsb akan menjadikan ekonomi semakin meningkat.
Share:

[NEWS] Gubri Perintahkan PUPR Secepatnya Perbaiki Jalan Lintas Pujud - Tanjung Medan

Selasa, 06 Feb 2018
PEKANBARU - Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman langsung memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau untuk secepatnya memperbaiki akses jalan lintas Kecamatan Pujud menuju Kecamatan Tanjung Medan, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau.
Perintah spontan tersebut terucap sebagai bentuk respon cepat Gubri setelah merasakan langsung penderitaan rakyatnya yang harus beraktivas sehari-hari dengan kondisi jalan yang rusak parah dipenuhi lubang menganga.

Sudah pasti jika hujan turun, lubang-lubang menganga di badan jalan tersebut langsung berubah menjadi kolam dan kubangan lumpur yang dapat membahayakan keselamatan pengendara.
Terlebih lagi, jalan lintas tersebut merupakan satu-satunya akses bagi masyarakat di Tanjung Medan dan sekitarnya untuk beraktivitas, khususnya anak-anak yang hendak berangkat sekolah ke SMK Muhammad Yunus Pujud, SMAN 1 Pujud, SMPN 1 Pujud, SMPN 4 Pujud dan beberapa sekolah lainnya.
"Saya sudah perintahkan Dinas PUPR untuk memperbaiki jalan lintas tersebut. Saya minta dikerjakan secepatnya, dan pak Kadis PUPR Riau menyanggupi untuk bergerak cepat. Bahkan, langsung dikerjakan," kata Gubri di Rohil, Minggu (4/2/2018).
Sementara itu, Bupati Rohil, Suyatno pun mengusulkan kepada Gubernur Riau untuk membantu me-rigid jalan lintas Pujud - Tanjung Medan yang selama ini sudah dinantikan oleh masyarakat.

"Pak gubernur, masyarakat sangat mengharapkan semoga ini (jalan rusak lintas Pujud - Tanjung Medan) ada rigid," tuturnya.(MC Riau/rat)
Share:

[NEWS] Batas Lelang Dua Fly Over di Pekanbaru Ditunggu Hingga Februari, Jika Tidak akan Digagalkan

PEKANBARU - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau, Dadang Eko Purwanto mengatakan, bahwa proses lelang dua fly over yang berlokasi di simpang Mal SKA Pekanbaru dan Pasar Pagi Arengka masih ada waktu hingga batas awal Februari ini.Â.

Kendati demikian, jika tidak ada pemenang lelang ataupun yang ikut lelang, maka dipastikan akan digagalkan. Sebab, masa tayang lelang sudah dimulai sejak Januari dan sesuai hitungan Dinas PUPR pertengahan Maret sudah harus teken kontrak. 

"Kalau tidak selesai lelang sekali, maka tidak akan diulang dan akan digagalkan tahun ini menjadi tahun depan. Karena tidak mungkin bisa dikejar tahun ini dalam waktu yang tersedia," kata Dadang di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, Kamis (1/2/2018).

Menurutnya, bulan ini harus ada peserta yang ikut lelang dan sudah mulai tayang sejak sepekan lalu, makanya ia berharap ada yang ikut lelang dan ada pemenangnya segera sesuai ketentuan.

"Targetnya Maret itu sudah kontrak dan sudah mulai dikerjakan fisiknya, dan kita berharap agar masih sesuai rencana," ujarnya.

Sementara itu, Asisten II Setdaprov Riau Masperi menjelaskan kemungkinan batal kegiatan dua fly over tersebut ada, apalagi tidak ada pemenang ataupun yang ikut lelang. "Namun itukan sedang berproses dan kita berharap setelah sekarang tayang dan didapat pemenangnya dan teken kontrak Maret dan bisa langsung dikerjakan," jelasnya.

Karena kata Masperi, tayang pada lelang harus 45 hari dan setelah itu baru ditetapkan  pemenang lelang dan langsung teken kontrak kerja. 

"Jika gagal lelang pertama ini, maka butuh 45 hari lagi untuk mengulang, makanya tidak mungkin ulang lagi dan cukup sekali lelang," ungkapnya. Makanya lanjut Masperi, awal maret harusnya sudah kontrak. Lelang sudah selesai dan tinggal kontrak, tinggal surat perjanjian kerja (SPK) pada Maret.

Saat ini sudah ada 17 paket dari Dinas PUPR yang sudah tayang di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) termasuk enam kegiatan besar tahun ini di PUPR. Diantaranya, Pembangunan dua fly over, pembangunan Mesjid Raya Riau, Pembangunan Gedung Polda Riau, pembangunan Gedung Kejati, Pembangunan SNVT Satker Kementerian. "Semuanya sudah tayang ada 16 paket semua tahun ini di Dinas PUPR, ini sudah disiapkan sejak akhir tahun lalu," ujarnya. ***
Sumber : GoRiau.com, 2 Februari 2018

Share:

[NEWS] Pemprov Riau Kembali Bangun 2.061 RSLH untuk Masyarakat Kurang Mampu

Kamis, 1 Pebruari 2018 13:20


Pemprov Riau melanjutkan program pengentasan kemiskinan. 2018 ini dibangun 2.061 RSLH untuk masyararakat kurang mampu.

Riauterkini - UJUNGBATU - Pemerintah Provinsi Riau kembali menganggarkan 2.061 Rumah Sehat Layak Huni (RSLH). Diharapkan, Mei mendatang RSLH tersebut sudah dapat direalisasikan pembangunannya untuk masyarakat yang membutuhkan.

"Mei nanti target kita sudah direalisasikan," kata Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PKPP) Riau Muhammad Amin, Kamis (1/2/18).

Menurut Amin, saat ini pihaknya sedang mengumpulkan kelompok masyarakat (Pokmas) sebagai pelaksana dan perencana pembangunan RSLH. Pengumpulan Pokmas itu dimaksudkan untuk memberikan bimbingan teknis kepada masyarakat, sekaligus memverifikasi data-data penerimanya.

"Kalau sudah terkumpul, baru kita ditraning bagaimana cara perencanaan, pelaksanaan dan membuat laporan sebagai pertanggung jawaban. Dengan begitu, pelaksanaan pembangunan RSLH bisa segera dimulai.

Ada pun untuk bantuan RSLH per unitnya bervariasi dengan membagi empat wilayah. Seperti wilayah Pekanbaru-Kampar, per unit RSLH sebesar Rp55 juta. Sedangkan wilayah Bengkalis-Meranti sebesar Rp60 juta per unit.

Berbeda dari tahun sebelumnya, pembangunan RSLH dipukul rata masing-masing dianggarkan Rp50 juta. "Tapi tahun ini kita bedakan antara wilayah daratan dan pesisir, karena biaya barang di pesisir lebih mahal," ujar Amin.***(mok)

Sumber: riau terkini.com (RTC)
Share:

[NEWS] Investasi Riau Diharapkan Meningkat

PEKANBARU -- Gaungriau.com -- DPRD Provinsi Riau mengesahkan rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Penanaman Modal menjadi Peraturan Daerah (Perda) tentang Penanaman Modal dalam rapat paripurna, Senin 29 Januari 2018 di ruang rapat paripurna gedung DPRD Riau.

Dengan disahkankannya perda tersebut, maka investasi penanaman modal di Riau semakin meningkat dan pertumbuhan ekonomi semakin membaik. Rapat Paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman dan Gubernur Riau diwakili Sekdaprov Riau Ahmad Hijazi. Turut hadir unsur forkopinda, perwakilan dan kepala dinas dan badan di lingkungan pemprov Riau.

Menurut Sekdaprov Riau, Investasi merupakan pilar pokok pertumbuhan ekonomi, karena dinilai dapat mampu memberikan multi player efek pada berbagai sektor. Tidak hanya itu, dengan adanya investasi juga dapat membuka lapangan kerja mengurangi tingkat pengangguran dan menekan angka kemiskinan.

"Sehingga, dengan adanya perda ini diharapkan dapat meningkatkan investasi masuk ke Riau, baik yang berasal dari dalam dan luar negeri," ungkap Sekdaprov Riau Ahmad Hijazi ketika membacakan pidato kepala daerah terhadap perda penanaman modal dalam rapat paripurna kemarin.

Perda penanaman modal ini diharapkan dapat menjamin investasi sehingga investor mendapatkan kepastian hukum, aman dan situasi kondusif dalam berinvestasi di Riau. Sehingga, target investasi Rp20 triliun di Riau diharapkan dapat tercapai.

Perda ini diharapkan juga dapat meningkat realisasi penanaman modal di Riau. Investasi yang diharapkan tidak hanya investasi besar, namun termasuk investasi untuk usaha mikro kecil menengah dan koperasi terus berkembang sehingga meningkatkan perekonomian.**(rud)
Sumber : GaungRiau.com, 29 Januari 2018
Share:

[NEWS] Tingkat Investasi Tinggi Perluas Lapangan Kerja

Image result for https://gambar kartun untuk investasi
Tingkat investasi di Kota Pekanbaru semakin hari semakin meningkat. Hal itu terjadi bukan tanpa alasan. Beberapa sistem pelayanan serta perizinan yang ditingkatkan oleh Pemko menjadi salah satu faktor banyaknya investor yang berminat untuk menanam modal di Pekanbaru. Hal itu tentu berujung kepada perluasan tenaga kerja. Dimana setiap investasi yang ada pastinya membutuhkan sumber daya manusia (SDM). Seperti yang disampaikan oleh Wali Kota Pekanbaru Firdaus MT.


Investasi tahun ini cukup tinggi, jika banyak investasi disini lapangan pekerjaan semakin terbuka. Itu pasti," ujar Firdaus. Diakuinya peningkatan kesejahteraan masyarakat juga sangat tergantung terbukanya lapangan pekerjaan.

Nilai investasi yang tercatat di Pekanbaru hingga saat ini sudah mencapai Rp4 triliun. Angka tersebut memang cukup fantatis jika dibandingkan dengan target nilai investasi yang masuk tahun 2017 sebesar Rp1,2 triliun.
Sumber: Riau Pos Desember 2017
Share: