[NEWS] Infrastruktur Menentukan Nasib Pendidikan Riau, Bahkan Marjinal di Tengah Kota


  Persoalan infrastruktur pendukung pendidikan di Desa Simpang Ganung, Kecamatan Gaung Kab. Inhil boleh dikatakan sangat minim. Jangan heran kalau masih melihat siswa melepas sepatu dan baju ketika berangkat ke sekolah saat musim hujan, atau musim pasang.

Daerah ini hanya salah satu contoh, bahwa di Riau ternata masih banyak anak-anak sekolah yang belum mendapatkan haknya untuk memperoleh pendidikan secara layak.

  Di Kota Pekanbaru sendiri, masih ada SD marjinal.
Meski menjadi sekolah marjinal di tengah kota, mereka tetap memiliki harapan besar. Mereka yakin sekolah tempat belajar itu bisa mengahantarkan masa depan yang baik
Yayasan Kesatuan Wanita Islam (YKWI) merupakan salah satu Sekolah Dasar swasta di Jalan KH Hasym Ashari.
 "Rata-rata memang kurang dari 10 anak untuk satu kelas. Kami mengakui bahwa kemampuan yayasan masih terbatas," kata Kepala Sekolah SD 003, Dedi Marwan kepada bertuahpos.com belum lama ini.
Sumber: Bertuahpos.com
Share:

[NEWS] 2018, BI Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Riau Capai 2,43-3,43 Persen

PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Dengan didukung dan dipengaruhi oleh sejumlah faktor, Bank Indonesia (BI) Riau memperkirakan ekonomi Riau tahun 2018 nanti mampu tumbuh mencapai 2,43-3,43 persen (yoy). 


"Angka ini lebih tinggi jika dibandingkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Riau 2017 sebesar 2,25-3,25 persen (yoy)," ujar kepala BI Riau, Siti Astiyah, kemarin.

Menurutnya, laju pertumbuhan tertinggi dari sisi penggunaan diperkirakan bersumber dari konsumsi rumah tangga, konsumsi pemerintah dan juga investasi. Namun dari sisi sektoral yang akan mendukung berasal dari sektor pertanian, industri pengolahan, konstruksi, perdagangan, bahkan bisa tumbuh melebihi capaian 2017.

Tapi secara umum kata Siti, meningkatnya pertumbuhan ekonomi Riau 2018 didukung oleh perbaikan ekonomi dunia yang masih akan terus berlanjut disamping adanya perbaikan pertumbuhan ekonomi Eropa dan juga Tiongkok.


Ditambahkannya, indikasi perbaikan perekonomian Riau masih akan cukup kuat. Berdasarkan indikator terkini, indeks keyakinan konsumen (IKK), indeks keyakinan ekonomi (IKE) dan indeks ekspektasi konsumen (IEK) menunjukkan peningkatan, volume ekspor CPO dan pulp, stabilnya nilai tukar rupiah, perkiraan investasi, produksi dan konsumsi listrik PLN, perbaikan harga minyak, kenaikan harga komoditas CPO dan karet lokal maupun global, permintaan domestik dan ekspor, kenaikan upah minimun tahunan dan lainnya.

"Dari sisi penawaran, kinerja sektor pertanian, kehutanan dan perikanan tahun depan diperkirakan relatif meningkat. GAPKI menyatakan produksi kelapa sawit bisa tumbuh 3 persen, angka ini merupakan rat-rata pertumbuhan sawit mulai 2015-2020. Begitu juga dengan industri olahan," terangnya.

Sementara itu dari sektor pertambangan dan penggalian migas katanya masih cenderung akan terjadi tren penurunan, produksi bisa turun mencapai 8-12 persen.

"Kalau sektor konstruksi menunjukkan peningkatan, adanya proyek tol Pekanbaru-Kandis-Dumai sepanjang 135 Km akan mendukung sektor ini, ditambah beberapa proyek lain seperti pembangunan jalur kereta api Jambi-Pekanbaru, Pekanbaru-Bangkinang-Payakumbuh-Bukittinggi sepanjang 185 Km," jelas Siti.

Dan terakhir di sektor perdagangan besar dan eceran yang juga diperkirakan akan mengalami peningkatan karena dipengaruhi daya beli masyarakat yang semakin membaik.

Meski demikian, Siti mengingatkan kalau ada risiko yang berpotensi membawa pertumbuhan ekonomi Riau menyentuh batas bawah proyeksi, hal ini terkait dengan kondisi sumur minyak yang tidak lagi produktif, regulasi dan periziinan di sektor tambang, dampak el nino dan la nian di sektor pertanian dan perkebunan dan juga masalah RTRW yang akan bisa menghambat sejumlah proyek strategis. (R02)
Sumber: riausky.com, 13 Desember 2017
Share:

[NEWS] Proyek Pipa Tranmisi Gas Dumai-Duri Dimulai


Description: http://www.sanken.co.id/images/subkat/23062016072540-368DX.png 1 Desember 2017 00:17:00


IAUPEMBARUAN.COM - Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo menghadiri peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan proyek pipa transmisi gas bumi Duri-Dumai sepanjang 67 Kilometer milik PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN).



Proyek ini nantinya untuk memenuhi kebutuhan gas di Dumai di Jalan Ahmad Yani Kelurahan Bukit Batrem Kecamatan Dumai Timur, Senin (13/11/17).

Turut hadiri dalam kegiatan ini, Kepala Dinas PUPR H Syahminan, Kepala Dinas Perhubungan Dumai Asnar, Kepala Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu Hendri Sandra, Ketua DPRD Dumai Gusri Effendi, Forkompimda Dumai.

Groundbreaking yang dilaksanakan oleh PGN dan Pertaminas Gas (Pertagas) anak Perusahaan PT Pertamina itu sebagai langkah awal pembangunan proyek pipa transmisi gas bumi Duri-Dumai sepanjang 67 kilometer.

Langkah ini diambil sebagai komitmen ketepatan waktu penyaluran gas ke penguna di wilayah Dumai, yang di jadwalkan selesai Oktober 2018 mendatang.

"Awal November PGN memulai pengerjaan proyek pipa transmisi gas bumi dari Duri ke Dumai sepanjang 67 Km. Target kami 1 Oktober 2018 gas bumi sudah mengalir ke pelanggan PGN di Dumai," kata Ibnu dalam sambutannya mewakili pihak PGN.

Lanjutnya, pembangunan pipa transmisi ini dilaksanakan karena proses pembebasan lahan sudah selesai, selain itu urusan perizinan pun sudah tidak ada masalah. Bahkan PGN sudah mengantongi seluruh izin yang diperlukan seperti izin prinsip dan lainnya.

Lanjutnya, Proyek pembangunan pipa gas transmisi Duri-Dumai merupakan kerja sama BUMN antara PGN dengan PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya PT Pertamina Gas atau Pertagas.

Kerja sama ini merujuk pada Keputusan Menteri ESDM Nomor 4975 K/12/MEM/2016. Pada Juni lalu, kedua BUMN ini telah menandatangani Head of Agreement (HoA).


“Dana pembangunan pipa bersumber dari kas internal masing-masing perusahaan. Sesuai porsi kepemilikan, PGN akan mendapat porsi 40 persen pada proyek tersebut, sementara Pertamina mendapat 60 persen," terang Ibnu di hadapan wawako.
Share:

[NEWS] Enam Proyek Pemprov Riau Rp610 M Mulai Awal Tahun


Empat tahun terakhir tidak ada proyek besar dibangun Pemprov Riau ditengah kota. Karena fokus membenahi insfrantruktur wilayah perbatasan dan pinggiran kabupaten/kota. Pada 2018 mendatang disiapkan enam proyek pembangunan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Anggaran disiapkan dalam bagu APBD Riau 2018 sekitar  Rp610 miliar. Enam proyek pembangunan tersebut untuk satu tahun anggaran atau single year. Karena itu Gubenur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman meminta kepada OPD terkait agar mulai memproses rencana pekerjaan sesegera mungkin.

Menurut informasi Kepala PUPR Riau Dadang Eko Purwanto, beberapa proyek single year yang dilaksanakan pihaknya 2018 mendatang mendapat enam lokasi. Setengah triliun lebih anggaran disiapkan dalam upaya optimalisasi pembangunan di Provinsi Riau, khususnya ibu kota provinsi.

" Mulai membangun gedung Mapolda, Kejati, dua fly over, masjid dan gedung satuan kerja non vertikal (SKNV) itu single year yang akan mulai lelang MK". ungkap Dadang.

Dua fly over bakal dikerjakan Pemprov sepanjang 2018 nanti berlokasi di simpang empat SKA dan simpang empat pasar Pagi Arengka. Kemudian empat bangunan gedung juga dikerjakan satu tahun anggaran.
Sumber: Riau Pos Desember 2017.
Share:

[NEWS] Proyek Pipa Tranmisi Gas Dumai-Duri Dimulai

Selasa, 14 November 2017 00:17:00

BAGIKAN:


Istimewa
RIAUPEMBARUAN.COM - Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo menghadiri peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan proyek pipa transmisi gas bumi Duri-Dumai sepanjang 67 Kilometer milik PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN).

Proyek ini nantinya untuk memenuhi kebutuhan gas di Dumai di Jalan Ahmad Yani Kelurahan Bukit Batrem Kecamatan Dumai Timur, Senin (13/11/17).

Turut hadiri dalam kegiatan ini, Kepala Dinas PUPR H Syahminan, Kepala Dinas Perhubungan Dumai Asnar, Kepala Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu Hendri Sandra, Ketua DPRD Dumai Gusri Effendi, Forkompimda Dumai.

Groundbreaking yang dilaksanakan oleh PGN dan Pertaminas Gas (Pertagas) anak Perusahaan PT Pertamina itu sebagai langkah awal pembangunan proyek pipa transmisi gas bumi Duri-Dumai sepanjang 67 kilometer.

Langkah ini diambil sebagai komitmen ketepatan waktu penyaluran gas ke penguna di wilayah Dumai, yang di jadwalkan selesai Oktober 2018 mendatang.

"Awal November PGN memulai pengerjaan proyek pipa transmisi gas bumi dari Duri ke Dumai sepanjang 67 Km. Target kami 1 Oktober 2018 gas bumi sudah mengalir ke pelanggan PGN di Dumai," kata Ibnu dalam sambutannya mewakili pihak PGN.

Lanjutnya, pembangunan pipa transmisi ini dilaksanakan karena proses pembebasan lahan sudah selesai, selain itu urusan perizinan pun sudah tidak ada masalah. Bahkan PGN sudah mengantongi seluruh izin yang diperlukan seperti izin prinsip dan lainnya.

Lanjutnya, Proyek pembangunan pipa gas transmisi Duri-Dumai merupakan kerja sama BUMN antara PGN dengan PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya PT Pertamina Gas atau Pertagas.

Kerja sama ini merujuk pada Keputusan Menteri ESDM Nomor 4975 K/12/MEM/2016. Pada Juni lalu, kedua BUMN ini telah menandatangani Head of Agreement (HoA).

“Dana pembangunan pipa bersumber dari kas internal masing-masing perusahaan. Sesuai porsi kepemilikan, PGN akan mendapat porsi 40 persen pada proyek tersebut, sementara Pertamina mendapat 60 persen," terang Ibnu di hadapan wawako.

Pipa Duri-Dumai akan menyalurkan gas untuk Kilang Pertamina Dumai sebagai konversi bahan bakar dari fuel oil menjadi gas sehingga berpotensi meningkatkan kemampuan produksi kilang, dengan kebutuhan gas sebesar 57 juta standard cubic feet per day (MMSCFD) dan meningkat bertahap hingga 120 MMSCFD.

Pipa Duri-Dumai juga akan mengalirkan gas untuk memenuhi kebutuhan industri di Riau, kebutuhan pelabuhan, dan industri petrokimia dalam rangka mendorong nilai tambah ekonomi wilayah dan nasional serta daya saing industri. Selain itu PGN juga akan mensuplai gas untuk masyarakat.

Sementara wakil walikota Dumai Eko Suharjo SE menyambut baik dilaksanakannya Groundbreaking pembangunan proyek pipa transmisi gas bumi Duri-Dumai untuk memenuhi kebutuhan gas di Dumai.

“Atas nama Pemko Dumai saya menyambut baik dilaksanakannya Groundbreaking pembangunan proyek pipa transmisi gas bumi Duri-Dumai untuk memenuhi kebutuhan gas di Dumai.” Kata Wawako.

Ini sangat bermanfaat untuk mendukung operasional perusahaan yang ada di Dumai. Sebab keberadaan PGN akan menjawab permintaan gas non subsidi untuk meningkatkan produksi masing - masing perusahaan yang beroperasi di Dumai.

Selain untuk memenuhi kebutuhan Perusahaan, kehadiran PGN juga diharapkan mampu menjawab permintaan masyarakat untuk menggunakan gas alam dengan harga terjangkau. Selain itu keberadaan PGN diharapkan mampu mencegah kelangkaan  LPG bersubsidi.

“Terakhir Saya mengucapkan selamat atas dilaksanakannya Groundbreaking pembangunan proyek pipa transmisi gas bumi Duri-Dumai. Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan selesai tepat waktu," pungkasnya.
Share:

[NEWS] PGN Luncurkan Rumah Pintar Energi

Kamis, 21 Desember 2017 09:32:00

RIAUPEMBARUAN.COM - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) melalui anak usahanya PT Permata Graha Nusantara (PGN Mas), memamerkan produk inovasi berupa unit percontohan berkonsep smart home atau rumah pintar.

Rumah percontohan itu merupakan bagian dari proyek BerandaMas, proyek pembangunan 350 unit rumah di Narogong, Bekasi.

"Ini saatnya memberi kesempatan kepada masyarakat untuk melihat program rumah pintar berbasis energi yang kami canangkan," kata Direktur Utama PGN Jobi Triananda Hasjim di Bekasi, Selasa (19/12/2017).

Berlokasi di kawasan Vida Bekasi, seluruh unit rumah yang dibangun oleh PGN Mas mengandalkan energi ramah lingkungan.

Selain memiliki fasilitas panel surya berkapasitas 1.300 VA, rumah-rumah ini nantinya akan terintegrasi dengan jaringan gas bumi PGN, jaringan fiber optic hingga underground utilities.

"Perumahan ini akan menjadi rumah pertama di Indonesia berbasis energi alias Indonesia's First Energy-Based Housting Estate," ujarnya.

Menurut Jobi, hunian dengan konsep smart house itu akan menjadi pionir griya dengan penggunaan energi baik untuk kegiatan sehari-hari.

"Karena semua rumah pakai fasilitas solarpanel, ketika pagi-sore kebutuhan listrik dari TV, kulkas, lampu, dan kebutuhan listrik mengandalkan energi surya," tuturnya.

Jobi menambahkan, open house BerandaMas yang berkonsep smart houseini juga untuk menyebarkan manfaat dari energi baik. Selain bersih dan aman, tentunya penggunaan energi gas bumi di perumahaan ini memberi keuntungan kepada penghuni karena lebih hemat.

"Pemilik rumah dapat menghemat pengeluaran listrik dan bahan bakar untuk kebutuhan sehari-hari karena seluruh unit rumah terkoneksi jaringan pipa gas bumi PGN," ujar Jobi.

Terobosan lain yang dilakukan oleh PGN Mas adalah memungkinkan penghuni mengontrol penggunaan alat elektronik seperti lampu, kipas angin, air conditioner,dan alat elektronik lainnya menggunakan aplikasi.

"Sehingga meski berada jauh di luar rumah, penghuni bisa mematikan dan menyalakan peralatan elektronik di rumah masing-masing," katanya.

Dalam program BerandaMas, PGN Mas akan membangun sejumlah tipe rumah. Dengan total 350 unit rumah, rencananya akan ada 4 tipe griya, yaitu Tipe Tanagi 64/60 (luas bangunan/luas tanah), Tipe Banu 80/72, Tipe Anila 95/84, dan Tipe Adanu 116/105.

PGN Mas juga membangun sejumlah fasilitas guna menunjang kenyamanan penghuni. Fasilitas pendukung ini antara lain club house, rumah ibadah, taman bermain, jogging track, dan one gate system ke infrastruktur penunjang seperti jalan tol.

Acara open house BerandaMas sekaligus menjadi kesempatan bagi PGN untuk menyerahkan bantuan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan. Kali ini PT PGN Persero dan PGN Mas memberikan bantuan kepada masyarakat dan yayasan yatim piatu yang tinggal di sekitar area pembangunan kompleks BerandaMas.

Saat itu, PGN Mas juga menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding) dengan PT Graha Sarana Duta, anak usaha PT Telkom yang bergerak di bidang properti tentang sinergi pendayagunaan aset.

"Harapan kami, kegiatan yang dilaksanakan hari ini akan menjadi cerita baru dalam upaya mendorong pemanfaatan gas bumi di berbagai sektor di Indonesia," katanya.
Share:

[NEWS] Perusahaan Pelayaran Dunia Lirik Riau

CMA CGM Resmi Perkenalkan
Operasional di Pekanbaru

Image result for gambar peti kemas jasa pelayaran
Perusahaan pelayaran dunia asal Prancis, Compagnie Maritime d'Affretement-Compagnie Generali Maritime (CMA-CGM) resmi membuka pelayanan angkut peti kemas dari Riau menuju West Coast (LA dan Oakland) Amerika Serikat. Ada sekitar 17 kapal raksasa yang disiapkan untuk melayani jasa pengiriman yang diberi nama Java South East Asia Express Services/Java SEA Express Services atau disingkat JAX Services tersebut.


Perusahaan ini didirikan sejak 1978 oleh Jacques Saade di Marseille, Perancis dan merupakan perusahaan pelayaran terbesar ketiga di dunia saat ini.

"Pasar kami di Pekanbaru sejauh ini mencapai 1.000 peti kemas perminggu. Dari sana kami melihat ada potensi yang besar kawasan ini. Kami juga melihat pertumbuhan perekonomian di Provinsi Riau yang sangat potensial." sebut Farid Pria asal Prancis.

Target kami bisa meningkatkan jasa pelayaran kami di Riau sebesar 50 persen. Jadi kami berharap bisa mengangkut 1.500 peti kemas setiap pekan pada 2018.
Sumber: Riau Pos Desember 2017.
Share:

[NEWS] Permintaan Eropa Menurun, Ikut Turunkan TBS

Image result for gambar tbs sawitHarga TBS periode 13-19 Desember 2017 mengalami penurunan pada setiap kelompok umur kelapa sawit. Dimana jumlah penurunan terbesar adalah pada kelompok umur 10-20 tahun yang mengalami penurunan harga sebesar 13.66 per kg atau mencapai 0,71 persen dari harga minggu lalu, sehingga harga TBS periode saat ini menjadi Rp1.914,76 per kg.

Kepada Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Riau, Ferry HC mengatakan, penurunan ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Dimana penurunan harga TBS minggu ini disebabkan oleh turunnya harga jual CPO dan kernel dari sebagian besar perusahaan sumber data.

"Untuk faktor eksternal, disebabkan karena harga CPO dunia masih belum membaik akibat penurunnya permintaan dari India dan Uni Eropa," penurunan tersebut dikarenakan kebijakan kenaikan pajak impor CPO di India  dan pembatasan impor CPO di kawasan Uni Eropa.

"Hal lain yang juga mempengaruhi adalah jatuhnya harga minyak kedelai sebagai produk subtitusi. Sementara dari segi produksi, investor saat ini mengkhawatirkan adanya kenaikan stok, karena turunnya ekspor Malaysia, serta naiknya nilai mata uang ringgit terhadap dolar AS, tuturnya. (sol
Sumber: Riau Pos Desember 2017.
Share:

[NEWS] Akhir Tahun, Realisasi APBD Diatas 80 Persen

Laporan Rinaldi, Kota

Image result for gambar realisasi APBD Riau 2017
Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru telah melakukan evaluasi pelaksanaan kegiatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2017. Dimana realisasi pengerjaan fisik sudah mencapai diatas 60 persen.


Demikian diungkapkan Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi Sekretariat Kota (Setko) Pekanbaru, Dedi Gusriadi. Dia menyampaikan angka tersebut terus mengalami peningkatan menjelang akhir tahun mendatang. 

"Realisasi fisik sudah diatas 60 persen. Kita perkirakan hingga akhir tahun realisasi diatas 80 hingga 90 persen," ungkap Dedi Gusriadi.
Sumber : Riau Pos Desember 2017.
Share:

[NEWS] Penumpang Maskapai Melonjak

Image result for gambar keberangkatan pesawat kartunKota ( Rp) - Beberapa maskapai penerbangan mengalami lonjakan penjualan tiket memasuki akhir tahun dan juga bersamaan dengan Natal pada tanggal 25 Desember dan lanjut libur akhir tahun.

Seperti yang dialami maskapai penerbangan Xpress Air. Dikatakan Station supervisor Xpress Air Satria Mega, pihaknya mengalami kenaikan hingga 20 sampai 30 persen penjualan tiket. ' Jadi trennya itu kenaikan penjualan tiket berada saat H-14 Natal di tanggal 25 dan H plus tahun baru", ujar Satria Mega melalui Riau Pos.
Sumber: Riau Pos Desember 2017.
Share:

[NEWS] 12 Ribuan Yamaha NMAX Terjual

laporan: Derbsy Medya Septiani

Image result for https://motor yamaha NMAX
Permintaan pasar lokal terhadap skuti premium dari lini MAX Yamaha, NMAX sampai saat ini masih tetap tinggi. Tingginya amino konsumen ini membuat peminat NMAX harus rela inden, terutama yang ingin membeli skutik kelas 150 cc ini secara tunai.

PT Alfa Scorpii selaku dealer Motor Yamaha di Pekanbaru berhasil menjual 12 ribuan unit Yamaha NMAX atau market share sekitar 30 persen. Yamaha NMax masih menjadi motor metic high end yang cukup digemari. Apalagi total penjualannya pasca diluncurkan 2015 kemaren mengukir angka cukup fantastis.

Ada beberapa perubahan yang terjadi di  NMAX edisi 2018 diantara maksimum desain, maximun comfort, maximum control, maximum performance, maximum style, dan maximum comfort. "Dari desain sudah menggunakan dual tone, di seat-nya pakai jahitan dan logo NMax.
Sumber: Riau Pos, Tgl 2 Januari 2018.
Share: