Tiket Pesawat Mahal, Penumpang Bus Meningkat

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Mahalnya harga tiket pesawat membuat sejumlah  penumpang beralih ke transportasi darat, yakni bus antarkota antarprovinsi (AKAP) yang dinillai jauh lebih murah. Salah satunya bus Siliwangi Antar Nusa (SAN). Andi, petugas tiket SAN mengakui, terjadinya peningkatan penumpang bus sejak tiket pesawat naik. 

“Memang terjadi peningkatan penumpang dari sebelumnya. Biasa penumpang kami cuma 15 orang untuk satu unit bus, kini meningkat menjadi 30 orang. Sementara, di sini ada 3 unit armada (bus) yang beroperasi setiap harinya,” ujar Andi kepada Riau Pos, Rabu (23/1).

Andi menuturkan, meski terjadinya lonjakan penumpang yang sifnifikan, namun harga tiket tetap normal. “Tapi saat ini kami lebih jauh untung karena tiket pesawat naik. Berpengaruh sekali terhadap jumlah penumpang kami yang meningkat tujuan Pulau Jawa,” tuturnya.

Ia menambahkan, untuk tarif tiket SAN Ac Executive penjualan dari Pekanbaru tujuan Pelembang itu Rp400 ribu, tujuan Jakarta Rp585 ribu, dan tujuan Solo Rp625 ribu. Harga tiket itu sudah normal sesuai dengan ketentuan dari pemerintah.

Kenaikan lonjakan penumpang bus AKAP juga diakui pemilik jasa transportasi darat PT RAPI tujuan Pekanbaru-Medan, Dolok. Ia mengatakan, kenaikan harga tiket pesawat yang terjadi saat ini tentu sangat berpengaruh sekali terhadap jumlah penumpang. Terjadi lonjakan penumpang dari sebelumnya,” ujarnya. 

Gejolak harga tiket yang tak kunjung turun hingga Rabu (23/1) membuat Association of Indonesian Tour and Travel Agency (Asita) Riau menggelar pertemuan bersama sejumlah petinggi maskapai di Kota Bertuah.Pertemuan ini dilakukan bersama pihak maskapai terkait kenaikan harga tiket pesawat dan bagasi gratis yang dihapuskan di Sultan Resto, Jalan Ronggowarsito, Pekanbaru.

sumber: Riau pos, kamis, 24 januari 2019
http://www.riaupos.co/berita.php?act=full&id=193590&page=1#.XElAl9IzbIU
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar