Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan, penguatan mata uang Garuda didorong pasar yang mulai melihat rupiah under value atau murah di bawah harga wajar. Hal ini membuat pasar tertarik mengoleksi rupiah dan menanamkan investasinya.
"Salah satu penyebabnya itu, market akhirnya melihat bahwa rupiah kita itu sudah under value, dan memang ada yang namanya investment bank yang mengatakan itu sehingga marketsebagian sebelum ini dia mulai masuk, sehingga modal asingnya ada yang mulai masuk," ujar Darmin di Kantornya, Jakarta, Kamis (7/11/2018).
Namun dia tak bisa memastikan kondisi ini akan berlangsung sementara atau jangka panjang. Sebab gonjang-ganjing ekonomi global masih terus berlangsung seperti perang dagang dan normalisasi kebijakan Amerika Serikat.
Reporter: Anggun P. Situmorang
Sumber: Merdeka.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar