Share
PRESENTASI: Kepala BPS
Riau Aden Gultom mempresentasikan perekonomian Riau di Kantor BPS, Senin
(6/8/2018). (CR2/MIRSHAL/RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO)
- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Senin (6/8) mengumumkan
perekonomian Riau triwulan II tumbuh sebesar 2,38 persen.
Kepala BPS Riau Aden
Gultom menjelaskan, perekonomian Riau triwulan II 2018 yang diukur berdasarkan
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai
Rp188,28 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp118,15 triliun.
Sedangkan ekonomi Riau
triwulan II yang tumbuh sebesar 2,38 persen (y-on-y) lebih lambat dibanding
triwulan yang sama tahun sebelumnya hanya mencapai sebesar 2,49 persen.
Dari sisi produksi,
pertumbuhan didorong oleh hampir semua lapangan usaha kecuali pertambangan dan
penggalian, dan pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah, dan daur ulang.
“Pertumbuhan tertinggi
dicapai oleh lapangan usaha jasa lainnya yang tumbuh sebesar 8,56 persen. Tapi
dari sisi lain pengeluaran, dan pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen
pengeluaran konsumsi lembaga nonprofit yang melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT)
yang tumbuh sebesar 11,21 persen,” terangnya.
Bukan itu saja, ekonomi
Riau di triwulan II ini juga tumbuh sebesar 0,95 persen terhadap triwulan
I-2018 (q-to-q).
Sedangkan dari sisi
produksi, peningkatan ini terutama terjadi pada lapangan usaha perdagangan
besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor yang erat kaitannya dengan
momen puasa Ramadan, Idulfitri, dan libur bersama yang jatuh di triwulan II
2018.
Peningkatan juga
terjadi pada lapangan usaha konstruksi dengan adanya sejumlah pembangunan
infrastruktur pada triwulan ini.
Sementara itu,
dari sisi pengeluaran, peningkatan terutama terjadi pada komponen Pengeluaran
Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) dan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) terutama
subkomponen bangunan.
“Ekonomi Riau di
semester pertama 2018 terhadap semester pertama 2017 (c-to-c) tumbuh
sebesar 2,62 persen. Secara spesial, pada triwulan II ini Provinsi Riau
berkontribusi terhadap perekonomoan nasional sebesar 5,03 persen,” sebut Aden.
Bahkan, saat ini
Provinsi Riau merupakan provinsi dengan PDRB terbesar ke-5 di Indonesia dan
terbesar di luar Pulau Jawa.(cr2/aga)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar