PEKANBARU - Industri busana muslim Tanah Air kian
baik. Nilai ekspor juga terus meningkat. Hal ini lantaran sejalan dengan
meluasnya pasar tersebut, serta bertambahnya jumlah penduduk muslim
dunia.
Data dari Kementerian Perindustrian merangkum sepanjang tahun 2017
produksi nasional terhadap produk busana muslim 13,29 miliar dollar.
Naik 8,7 persen dibanding tahun 2016. Dan para industri busana muslim
Indonesia menargetkan 2018 angka tersebut naik menjadi 10 persen.
"Negara kita punya peluang besar sebagai kiblat produksi busana
muslim dunia. Karena Indonesia dengan jumlah penduduk muslimnya bahkan
terbesar di dunia," kata Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto,
seperti ditulis inilah.com.
Dia menambahkan, Indonesia ditargetkan menjadi kiblat produksi busana
muslim dunia tahun 2020. Alasannya cukup kuat, lantaran Indonesia masuk
dalam 5 besar pengekspor fesyen muslim dunia dari negara anggota
Organisasi Kerjasana Islam (OKI), setelah Bangladesh, Turki, Maroko, dan
Pakistan.
"Kami menargetkan ekspor busana muslim Indonesia bisa meningkat sebesar 10% pada tahun 2018," sambungnya.
Sementara, Global Islamic Economy meramalkan pertumbuhan pasar fesyen
muslim dunia pada tahun 2020 akan mencapai 327 miliar dollar. Maka itu
kaum industri yang menggeluti dunia busana muslim Tanah Air agar terus
berinovasi.
"Termasuk para desainer di Indonesia bagaimana mereka bisa terus
meningkatkan produktivitas dan menguatkan branding supaya tembus di
pasar ekspor. (bpc3)
Sumber : Bertuahpos.com, 20 April 2018
Tidak ada komentar:
Posting Komentar