PEKANBARU (RIAUSKY.COM)
- Gencarnya Dinas Pengendalian Penduduk (disdslduk) Pekanbaru melakukam
sosialisasi tentang keluarga berencana (KB) kepada masyarakat mulai
menunjukan hasil.
Tercatat pada akhir 2017 terjadi penurunan pertumbuhan penduduk Kota Pekanbaru.
Sebelumnya pertumbuhan penduduk kota
Pekanbaru 4,5 persen setiap tahunnya. Namun sekarang mengalami
penurunan, menjadi 4,06 persen.
Hal itu terjadi disebabkan telah banyaknya masyarakat yang paham dengan program keluarga berencana.
Demikian diungkapkan Kepala Dinas
Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pekanbaru, Muhammad Amin
kepada wartawan, Selasa (10/4).
Dikatakannya, saat ini jumlah penduduk
Kota Pekanbaru 1.064. 000 jiwa, diprediksi dengan semakin gencarnya
pemerintah menggalakkan program ber-KB dan adanya perencanaan yang baik
(grand design) maka pada tahun 2035 jumlah Penduduk Pekanbaru mencapai
1,5 juta jiwa.
"Program ber-KB tidak hanya fokus pada
alat kontrasepsi saja, disini kita memberikan pemahaman kepada generasi
muda dan pasangan usia subur untuk cakap dalam membangun rumah tangga
yang berketahanan baik itu dari ekonomi, pendidikan dan aspek lainnya, "
jelas Amin lagi.
Amin mengakui, laju pertumbuhan penduduk
Pekanbaru masih terbilang tinggi jika dibandingkan laju pertumbuhan
penduduk nasional yang berada dibawah dua persen.
"Seharusnya kita berada di bawah Nasional,
tapi karena Kota Pekanbaru adalah kota jasa dan perdagangan makanya
pertumbuhan penduduk kita didominasi dengan banyaknya pendatang yang
masuk (migrasi)," pungkasnya. (R05/Kominfo)
Sumber : Riausky.com, 11 April 2018
Tidak ada komentar:
Posting Komentar