PEKANBARU – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kota Pekanbaru melebihi angka pengangguran nasional.
Hal ini disampaikan oleh Kasubdit Bursa Kerja Kementerian Tenaga
Kerja RI, Timbul Tua Pangabean, di sela kegiatan Pekanbaru Job Fair,
Rabu 18 April 2018.
Timbul menjelaskan, jumlah pengangguran terbuka di Kota Pekanbaru dan
sampai saat ini terus bertambah, mencapai 45.716 orang. Jika
dipersentasekan mencapai 8,31 persen. Sementara angka pengangguran
terbuka secara nasional di Indonesia mencapai 7,04 juta orang. Jika
dipersentasekan mencapai 5,50 persen.
"Ini berdasarkan perhitungan di tahun 2017 dan jumlah ini tergolong tinggi. Bagaimana di tahun 2018?," tutur Timbul
Timbul menjelaskan, perhitungan ini berdasarkan hasil Survei Angkatan
Kerja Nasional. Survei telah dilakukan diseluruh Kabupaten/Kota di
Indonesia, termasuk Pekanbaru.
Timbul menambahkan, tingginya angka pengangguran di Kota Pekanbaru
menunjukkan saat ini Pekanbaru telah berada di tahap yang
mengkhawatirkan.
"Jelas ini menunjukkan Kota Pekanbaru saat ini sudah berada di tahap yang mengkhawatirkan," jelas Timbul.
Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi
menanggapi hal tersebut, dirinya mengatakan hal tersebut adalah wajar.
Apalagi melihat perkembangan penduduk di Pekanbaru yang terus bertambah.
"Manusia kan hidup, pertumbuhan penduduk terus bertambah.
Unversitas-universitas juga setiap tahun pasti ada yang lulus. Namun
begitu, kita tetap berusaha membuka lapangan kerja. Caranya salah
satunya dengan mengundang investor untuk membuka lapangan kerja serta
mengadakan pelatihan UMKM," pungkas Ayat. (bpc9)
Sumber : Bertuahpos.com, 18 April 2018
Tidak ada komentar:
Posting Komentar