Jakarta - Senin (2/4/2018) nilai tukar rupiah bergerak mixed.
Senin (2/4/2018), Jakarta interbank spot dollar rate (Jisdor) berada di
Rp 13.750 per dollar Amerika Serikat (AS). Kurs rupiah ini menguat jika
dibandingkan dengan posisi Kamis (29/3) pada Rp 13.756 per dollar AS.
Sementara
di pasar spot pukul 10.14 WIB, rupiah melemah ke Rp 13.754 per dollar
AS. Rupiah melemah 0,19% jika dibandingkan dengan posisi 30 Maret 2018
lalu pada Rp 13.728 per dollar AS.
Rupiah di pasar spot akhir pekan lalu tetap buka meski tanggal merah. Jika dibandingkan dengan penutupan pada 29 Maret, rupiah di pasar spot masih menguat 0,09% dari posisi Rp 13.766 per dollar AS.Pergerakan rupiah yang mixed ini serupa dengan mata uang Asia. Di pasar spot, mata uang kawasan Asia pun seimbang, antara pelemahan dan penguatan. BEberapa mata uang yang melemah adalah rupee, rupiah, dollar Taiwan, yen, baht, dan yuan.
Rupiah di pasar spot akhir pekan lalu tetap buka meski tanggal merah. Jika dibandingkan dengan penutupan pada 29 Maret, rupiah di pasar spot masih menguat 0,09% dari posisi Rp 13.766 per dollar AS.Pergerakan rupiah yang mixed ini serupa dengan mata uang Asia. Di pasar spot, mata uang kawasan Asia pun seimbang, antara pelemahan dan penguatan. BEberapa mata uang yang melemah adalah rupee, rupiah, dollar Taiwan, yen, baht, dan yuan.
Indeks
dollar hari ini cenderung melemah jika dibandingkan dengan akhir pekan
lalu. Indeks yang mencerminkan nilai tukar dollar AS terhadap mata uang
utama dunia ini terkoreksi tipis ke 89,95 dari Jumat lalu di level
89,97.Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Ahmad Mikail
menyampaikan, dollar AS berpotensi bergerak terbatas terhadap sejumlah
mata uang utama dunia lainnya setelah data unemployment rate di Jerman
menunjukkan penguatan di atas ekspektasi.
“Tercatat unemployment rate Jerman stabil di kisaran 3,5% lebih rendah 0,05% dari ekspektasi,” imbuhnya dalam riset hari ini.
Selain
itu, data Personal Comsumption Expenditure (PCE) Index yang mengukur
inflasi di AS pada bulan Februari menunjukkan pelemahan sebesar 0,2%
secara bulanan. Rupiah pun kemungkinan bergerak menguat hari ini
seiring potensi kembalinya investor asing ke pasar obligasi Indonesia.
Hal ini didukung oleh penurunan imbal hasil US Treasury yang sudah mulai
bergerak di bawah level 2,8%.Ahmad memprediksi, rupiah akan bergerak di rentang Rp 13.700—Rp 13.730 per dollar AS pada hari ini.
Sumber : GoRiau.com, 2 April 2018
Tidak ada komentar:
Posting Komentar