[OPINI] Antara Indonesia dan Korea

Ada apa antara Indonesia dan Korea? Ternyata Indonesia dan Korea mempunyai banyak persamaan. Persamaan pertama adalah Indonesia dan Korea sama-sama merdeka di Bulan Agustus Tahun 1945. Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945, sedangkan Korea merdeka 2 hari sebelum Indonesia, yaitu  pada tanggal 15 Agustus 1945. Kemerdekaan itu berhasil direbut setelah Indonesia dan Korea  sama-sama pernah dijajah oleh Jepang. Selain itu, untuk tujuan pariwisata Indonesia dan Korea sama-sama mempunyai destinasi pulau yang sangat indah. Pulau Bali untuk Indonesia , dan pulau Jeju untuk Korea. Iya itulah sebagian dari persamaan yang di miliki antara Indonesia dan Korea.
Lantas apa yang terpikir oleh kita? Dengan kesamaan kemerdekaan negaranya. Apakah Indonesia dan Korea sama- sama menjadi negara maju?. Korea ternyata menjadi lebih maju dan menduduki papan atas negara maju meninggalkan jauh Indonesia. Korea sebagai salah satu negara empat macan Asia Timur karena pertumbuhan negara nya yang sangat pesat. Di mulai dari banyaknya produk produk elektronik Korea, seperti Handphone, Laptop, TV dengan label merk yang telah familiar di kehidupan sehari hari kita yaitu LG dan Samsung. Sedangkan produk elektronik buatan Indonesia merk polytron hanya sedikit peminatnya di Indonesia. Sangat bertolak belakang dengan Korea yang penduduknya sangat bangga dan cinta dengan produk lokal dan menolak menggunakan produk asing. Hal itu dapat diartikan mulai rusaknya jiwa bangsa kita sebagai negara “pemakai”  yang lebih bangga dan menghargai produk negara asing. Sangat tidak sesuai dengan slogan untuk “Aku cinta produk Indonesia”.  Untuk Korea sendiri mereka berjuang dengan sekuat tenaga untuk memajukan bangsanya dan menjadi negara “penghasil”.
Seharusnya kita bisa lebih belajar dari Korea. Dengan Sumber daya alam yang melimpah melebihi sumber daya alam di Korea kita dapat lebih unggul. Tetapi sangat bertolak belakang dengan  kenyataannya. Di awali dengan minimnya sumber daya alam dan sebagai negara pertanian tradisional termiskin Korea bangkit menjadi negara industri modren di dunia. Dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian, Korea juga mampu memaksimalkan hasil sektor pertanian. Kesuksesan Korea sangat didukung dengan kerja keras , etos kerja dan disiplin yang sangat tinggi. Sementara itu kita Indonesia kurang bisa memanfaatkan hasil sumber daya alamnya yang melimpah.

Dari sisi jumlah penduduk, Indonesia lebih unggul jumlah penduduknya dari Korea. Jumlah penduduk Indonesia  hasil Sensus Penduduk tahun 2010 sejumlah 237.6 juta jiwa. Lebih banyak jumlah nya dibandingkan penduduk Korea yang berjumlah 49.8 juta jiwa( hasil Sensus Penduduk Korea Tahun 2010). Dengan jumlah penduduk Korea yang lebih sedikit, mampu meningkatkan derajat hidupnya dengan menciptakan lapangan pekerjaan yang banyak.  Jumlah tenaga kerja Korea menduduki peringkat kedua puluh lima di dunia.  Bahkan ada satu fenomena unik dimana ada perusahaan di Korea merekrut  pegawai dengan umur di atas 55 tahun jauh dari kategori usia produktif. Hal itu ditetapkan sebagai salah satu cara untuk melawan diskriminasi usia di tempat kerja.

Korea juga sangat peduli atau terobsesi dengan pendidikan dan pembangunan sumber daya manusianya dibandingkan Indonesia. Saya bisa menyimpulkan demikian karena sebagai contoh di tahun 1995, Indonesia dapat disebut dalam urusan pendidikan masih ketinggalan 20 tahun dari Korea Selatan. Hal itu dapat kita lihat dari kepedulian terhadap pendidikan berdasarkan perbandingan rasio penduduk yang sekolah (School enrollment ratio) antara Indonesia dan Korea Selatan (data UNESCO). Rasio penduduk yang sekolah di Indonesia dari semua jenjang pendidikan pada Tahun 1995 dengan total 28.75% mengimbangi dengan rasio penduduk yang sekolah di  Korea Selatan dari semua jenjang pendidikan di tahun 1975, yaitu dengan total 28.8%.  Begitu juga data dari UNESCO untuk angka putus sekolah di jenjang pendidikan sekolah menengah di tahun 2013 Indonesia berada di posisi 60% dan Korea menempati posisi 7%. Korea berpikiran pendidikan bukan hanya sebagai sarana untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik, tetapi juga sebagai pengakuan sosial dan simbol kehormatan seseorang.  Semoga di tahun ini dan tahun yang akan datang Indonesia dapat sejajar dengan Korea dalam urusan pendidikan dan lainnya. Karena dengan berawal suskesnya pendidikan maka akan meningkatkan perekonomian bangsa dan otomatis sukses juga masa depan kita. Hidup Indonesia. Mari kita “move on” dari ketertinggalan menuju kemajuan. Salam merdeka.

Sri Lizayani
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar