Batubara tergelincir setelah menguat dua pekan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Batubara gagal mempertahankan penguatan yang sudah berlangsung dua pekan. Tak tanggung-tanggung harga emas hitam itu akhirnya jatuh cukup tajam hingga 3,13%.

Mengutip Bloomberg, pada penutupan perdagangan Senin (26/2), harga batubara kontrak pengiriman April 2018 di ICE Futures turun 3,13% ke level US$ 102,20 per metrik ton. Namun, dibandingkan pekan lalu, harganya masih naik 0,64%. 

Pelemahan harga ini terjadi seiring jatuhnya impor batubara Jepang untuk Januari. Dibandingkan bulan sebelumnya permintaan batubara negeri Matahari Terbit itu turun 11,9% menjadi 16,6 juta ton. Padahal, selama ini Jepang merupakan negara pengimpor batubara terbesar.

Tekanan terhadap harga batubara juga datang dari China. China Coal Transport & Distribution Association melaporkan stok batubara di enam pembangkit listrik utama di China naik 13,3 juta ton pada Senin (26/2). Hasil itu setara dengan 29 hari penggunaan.

Asal tahu saja, sebelumnya harga batubara berhasil mempertahankan tren penguatan karena didukung kenaikan permintaan. Badan Energi Internasional  memperkirakan permintaan batubara dunia akan mencapai 5,5 miliar ton pada tahun 2022. Di tahun ini saja diproyeksikan impor batubara India akan tumbuh 3% dari tahun 2016. 
Sumber : Kontan.co.id, 28 Februari 2018
Share:

Pelaku UMKM Perlu Kembangkan Pemasaran Daring

AKURAT.CO, Kepala Dinas UKM dan Koperasi Kabupaten Lebak Babay Imroni di Lebak, Selasa(27/2), mendorong pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar mengembangkan pemasaran melalui sistem dalam jaringan (daring), mengingat cara tersebut lebih prospektif untuk meningkatkan pendapatan pelaku usaha mikro.

Para pelaku usaha bisa menggunakan teknologi digital agar produk UMKM laku dijual di pasaran.

Pemerintah daerah menjalin kerja sama dengan PT Telkom guna mendukung pemasaran produk UMKM secara online.

Pemasaran secara online itu cukup dikenal masyarakat luas baik di tanah air maupun mancanegara.

Kecanggihan penggunaan teknologi digitalisasi internet itu bisa langsung diakses melalui online dengan website warung bisnis.com.

Potensi UMKM di Kabupaten Lebak cukup berkembang, di antaranya kerajinan gula aren, dompet, tas, emping, kerajinan bambu, anyaman pandan, batik, abon ikan, sale pisang, batu fosil, permata kalimaya, dan kuliner makanan tradisional.

"Kami yakin pemasaran melalui online sangat membantu pendapatan pelaku UMKM," katanya seperti dikutip dari kantor berita Antara.

Menurut dia, selama ini pelaku UMKM banyak mengalami kesulitan pemasaraan.

Karena itu, pemasaran digitalisasi secara online tentu bisa membantu para pelaku UMKM agar produknya laku keras.

Selain itu juga pemasaran digitalisasi tersebut menguntungkan bagi pelaku UMKM karena mereka menjual aneka produk hanya gabung dengan website warung bisnis.com juga belanja.com.

"Saya kira pemasaran secara online sangat tepat di era globalisasi juga kecanggihan teknologi sehingga dapat membantu pemasaran produk UMKM," katanya.[]
Sumber : Ekonomi Akurat, 27 Februari 2018
Share:

Nilai tukar Rupiah terperosok nyaris sentuh level Rp 13.800 per USD

Merdeka.com - Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) bergerak melemah di perdagangan hari ini, Rabu (28/2). Rupiah dibuka di level Rp 13.722 per USD atau melemah dibanding penutupan perdagangan kemarin di Rp 13.679 per USD.

Mengutip data Bloomberg, Rupiah masih terus terperosok usai pembukaan. Tercatat, nilai tukar sempat menyentuh level Rp 13.719 atau nyaris menyentuh level Rp 13.800 per USD. Saat ini, Rupiah berada di level Rp 13.716 per USD.

Nilai tukar USD memang terus menguat setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan bank sentral AS akan tetap menaikkan suku bunga secara bertahap. Dolar AS yang kuat bahkan membuat harga minyak lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lainnya.

Menguat nilai tukar USD membuat harga minyak dunia melemah pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB) dan ini merupakan penurunan pertama dalam lima hari terakhir.

Patokan global, minyak mentah Brent untuk pengiriman April turun 87 sen menjadi ditutup pada USD 66,63 per barel di London ICE Futures Exchange.

Sementara itu, patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk penyerahan April, turun 90 sen menjadi menetap pada USD 63,01 per barel di New York Mercantile Exchange. [idr]
Sumber : Merdeka.com, 28 Februari 2018
Share:

Bos BI: Ada risiko inflasi dari kenaikan harga Pertamax

Merdeka.com - PT Pertamina (Persero) menaikkan harga jual beberapa jenis bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi. BBM yang naik antara lain Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Racing dan Dexlite. Sedangkan harga Pertalite tidak berubah. Tetap Rp 7.600 per liter.  

Untuk wilayah DKI Jakarta, harga Pertamax kini dijual Rp 8.900 per liter atau naik Rp 300 per liter. Harga Pertamax Turbo juga naik Rp 500 per liter dari sebelumnya Rp 9.600 menjadi Rp 10.100.

Kenaikan juga terjadi di produk Dexlite yang sebelumnya Rp 7.500 per liter menjadi Rp 8.100 per liter. Sedangkan untuk Pertamina Dex dari sebelumnya Rp 9.250 per liter menjadi Rp 10.000 per liter.
Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo mengatakan, penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis non subsidi akan berdampak pada naiknya angka inflasi.

"Dan ada risiko inflasi dari harga minyak yang cenderung meningkat. Kita melihat harga minyak di dunia sudah meningkat tetapi harga BBM di Indonesia belum disesuaikan, kita dengar yang terakhir sekarang sudah disesuaikan tentu ada dampak pada inflasi," ungkapnya di Fairmont Hotel, Jakarta, Selasa (27/2).

Namun demikian, Agus memahami bahwa penyesuaian harga BBM non-subsidi harus dilakukan harga minyak dunia tengah tinggi.

"Kami dapat memahami kalau harga BBM itu ada penyesuaian sehubungan dengan BBM yang tidak disubsidi dan itu memang harus menyesuaikan kondisi pasar," katanya.

"Berapa rata-rata harga minyak yang BI lihat, sebelumnya kita perkirakan ada di rata-rata USD 52 tetapi sekarang ini kita melihat sepanjang 2018 itu harga rata-rata harga minyak dunia akan ada dikisaran USD 60," lanjut Agus.

Bank Indonesia melihat bahwa inflasi pada tahun 2018 masih tetap terjaga sesuai target yang dicanangkan Pemerintah.

"Jadi yang ingin kami sampaikan adalah inflasi Januari itu year on year 3,25 persen, kami melihat sepanjang 2018 masih ada dikisaran 3,5 persen plus minus 1 persen. Kalau sampai akhir tahun itu 3,61 persen," tandasnya. [idr]
Sumber : Merdeka.com 27 Februari 2018
Share:

5 Strategi anyar pemerintah Jokowi lepas ketergantungan pada utang asing

Merdeka.com - Bank Indonesia (BI) mencatat Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan IV 2017 sebesar USD 352,2 miliar atau setara Rp 4.772,6 triliun (USD 1=Rp 13.551). Angka ini atau tumbuh 10,1 persen secara tahunan (yoy).


Menteri Keuangan Sri Mulyani meyakinkan bahwa utang bukan suatu hal yang mengkhawatirkan. Di mana, hampir seluruh negara di dunia berutang.

"Kalau saya katakan di seluruh dunia 190 negara semuanya kecuali mungkin dua negara kecil yaitu dua negara yang menjadi pusat dari perjudian. Tapi semua negara punya utang," kata Menteri Sri Mulyani.

Namun, Menteri Sri Mulyani menegaskan pada dasarnya dirinya akan berusaha menekan porsi utang Indonesia. Caranya akan berupaya menjaga defisit APBN 2018 lebih rendah. Selain itu, pemerintah juga akan mengupayakan penarikan utang terukur dan dikelola secara transparan.

"Defisit APBN tahun 2018 dijaga lebih rendah untuk menjaga fiscal sustainability, penarikan utang terukur dan dikelola secara transparan, akuntabel, serta sesuai standard internasional," ujar Menteri Sri Mulyani.

Menteri Sri Mulyani menambahkan, strategi pengelolaan utang ditujukan untuk menjaga rasio utang terhadap PDB di bawah 30 persen, penurunan defisit keseimbangan primer, pengembangan dan pendalaman pasar keuangan guna memenuhi pembiayaan pada tingkat biaya dan risiko yang minimal, serta lebih memfokuskan pada sumber pendanaan dalam negeri.

Atas fenomena utang asing ini, merdeka.com akan merangkum sejumlah strategi baru pemerintah dalam lepas dari jerat utang asing.
 
1. Reformasi birokrasi

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengakui bahwa masih banyak hal yang perlu dibenahi untuk menghapus utang RI. Salah satunya di sektor birokrasi untuk mempermudah investasi swasta.

"Untuk memahami PPP, kita harus mengakui banyak pejabat pemerintah belum paham betul apa yang terjadi. Belum mengerti bagaimana menciptakan kebijakan," kata dia.

"Birokrasinya belum tentu bekerja sama cepatnya. Harus ada reformasi birokrasi," tegas dia.

2. Dorong swasta untuk bangun Indonesia

Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani, mengatakan pemerintah tidak mau terus-menerus bergantung pada utang asing dalam melaksanakan pembangunan infrastruktur. Oleh karena itu, peran swasta dalam pembangunan akan terus didorong.

"Pemerintah akan mendorong lebih banyak PPP (Public Private Partnership). Tidak hanya andalkan utang, tapi juga equity dan partisipasi swasta," ungkapnya.

3. Tak boros belanja

Merdeka.com - Menteri Sri Mulyani mengatakan pemerintah juga akan melakukan kontrol terhadap sistem belanja negara supaya digunakan untuk sektor-sektor yang benar-benar membutuhkan.

"Kami terus pantau potensi penerimaan dari aktivitas ekonomi, juga menjaga belanja kita agar baik dan hati-hati jadi tidak asal belanja. Jadi entah dari jenis belanjanya maupun dari efisiensi belanjanya yang perlu diperhatikan. Dengan adanya keseimbangan di penerimaan, lalu strategi belanja, kita harapkan defisit akan terus menerus bisa ditekan," jelasnya.

Menkeu Sri mengatakan belanja Indonesia tetap fokus pada sektor produktif seperti pendidikan, kesehatan, di mana hal-hal tersebut tidak bisa ditunda. Sebab, akan menentukan masa depan Indonesia.

"Jadi sedapat mungkin penerimaan pajak kita dapat memenuhi kebutuhan dasar itu. Kalaupun berutang sedapat mungkin untuk belanja modal dan menghasilkan produktivitas dan tingkat pengembalian bisa terbayarkan kembali," ungkapnya.
 
4. Reformasi perpajakan
Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah terus berhati-hati agar utang Indonesia tidak terus membengkak. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menaikkan penerimaan pajak melalui reformasi perpajakan.

"Kami terus jaga secara hati-hati. Saya Menkeu yang sangat inginkan supaya pendanaan pembangunan kita, kalau kami ingin kurangi utang maka penerimaan pajak harus dinaikkan. Itu kami lakukan dengan reformasi perpajakan," ujar Menkeu Sri.


5. Dorong masyarakat suka menabung di bank

Merdeka.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong masyarakat Indonesia untuk rajin menabung. Banyaknya dana terkumpul bisa digunakan untuk pembangunan dan mengurangi ketergantungan Indonesia dengan utang luar negeri.

Presiden Jokowi sendiri telah meluncurkan hari menabung nasional setiap 31 Oktober. Langkah ini diharapkan bisa menyadarkan masyarakat untuk menyimpan uang di lembaga keuangan resmi.
Sumber : Merdeka.com, 28 Februari 2018

Share:

Beras Impor Datang Lagi, Kata Mendag untuk Cadangan Saja

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Beras yang diimpor dari Thailand dan Vietnam sebanyak 281.000 ton dipastikan hanya digunakan sebagai cadangan stok saja. Hal itu dikatakan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.

Pada akhir Maret 2018, sedianya cadangan beras impor yang masuk ke Indonesia ada sebanyak 261.000 ton.

"Kami pastikan impor kami pakai untuk cadangan," katanya di Indramayu, Selasa (27/2/2018).

Dia menyatakan, kini harga beras di pasar masih tinggi karena belum stabilnya stok yang ada di lapangan sehingga pemerintah berupaya untuk memastikan cadangan lewat Perum Bulog.

"Beras impor masuk di gudang sebagai cadangan, kapan dikeluarkan pemerintah akan melihat perkembangannya," tuturnya.

Beras yang digunakan untuk melakukan operasi pasar sejak beberapa bulan lalu adalah stok milik Perum Bulog yang diserap dari petani. Seluruh pedagang di pasar tradisional akan diminta untuk menjual beras medium yang sudah ditentukan harga eceran tertinggi atau HET-nya.

"Bulog akan serap beras dan gabah sesuai ketentuan yang ada di inpres 5 tahun 2015 tapi ditambah dengan fleksibilitas 20 persen, selama di koridor itu pasti menyerap," tutupnya. (uji)
Sumber : Riaupos.co, 27 Februari 2018
Share:

IMF Sebut Perekonomian Indonesia Sangat Baik

AKURAT.CO, Direktur Pelaksana International Monetery Fund (IMF), Christine Lagarde, menyampaikan bahwa perekonomian Indonesia saat ini sudah berjalan dengan sangat baik. Konsumsi, investasi, dan ekspor disebutnya menjadi penggerak utama dari ekonomi Indonesia saat ini.

"Saya sampaikan pagi ini kepada Presiden bahwa perekonomian Indonesia berjalan dengan baik. Hal ini didorong oleh konsumsi, investasi, dan ekspor. Tiga mesin ekonomi itu semuanya berjalan dengan sangat baik," ujar Lagarde di Jakarta, Senin (26/2).

Hal tersebut disampaikan saat blusukan ke Pasar Tanah Abang usai melakukan peninjauan di Rumah Sakit Pusat Pertamina.

Demikian disampaikan oleh Lagarde saat turut serta bersama Presiden Joko Widodo. Presiden sendiri memanfaatkan momen kedatangan Lagarde ke Indonesia kali ini dengan mengajak blusukan ke Pasar Tanah Abang. Ia menjelaskan bahwa dirinya ingin menunjukkan kekuatan besar dari pasar Indonesia yang dapat dilihat di sana.

"Untuk menunjukkan kepada Madam Lagarde bahwa sektor usaha kecil, menengah, dan mikro ini banyak sekali di Indonesia. Faktanya bahwa kita memiliki Tanah Abang yang kiosnya berjumlah 19 ribu lebih. Ini sebuah kekuatan besar kita sehingga saya kira akan menjadi sebuah pengalaman lapangan bagi Ibu Lagarde," kata Presiden.

Setelah melihat sendiri aktivitas ekonomi yang berlangsung di pasar yang telah berdiri sejak 1735 itu, Lagarde menyampaikan pandangan yang senada. Ia setuju bahwa Pasar Tanah Abang mampu memperlihatkan salah satu kekuatan ekonomi di Indonesia.

"Saya sangat terkesan karena pasar ini mewakili kekuatan perdagangan dan industri tekstil. Ada banyak wanita di pasar ini yang merupakan bagian yang dinamis dari ekonomi Indonesia," ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Lagarde sekaligus memuji pemerintahan Presiden Joko Widodo yang disebutnya telah menjalankan program reformasi ekonomi dengan baik. Salah satunya ialah penyederhanaan proses perizinan yang memungkinkan para investor untuk bisa mendaftar dan mengurus perizinan di satu tempat saja.

"Saya sangat berharap Presiden dan timnya dapat melanjutkan reformasi yang baik di bidang infrastruktur, pendidikan, dan juga dalam urusan sosial," sambungnya.

Direktur Pelaksana International Monetery Fund (IMF), Christine Lagarde bersama Presiden Jokowi lakukan blusukan ke Pasar Tanah Abang, Senin (26/2). []
Sumber : Akurat.co, 27 Februari 2018
Share:

Batubara Tiris, India Bakal Tingkatkan Impor dari Indonesia

AKURAT.CO, Permintaan batubara yang tinggi di India terus mengalami lonjakan. Tingginya kebutuhan sumber energi batu hitam ini dilatari tingginya pasokan listrik pada pabrik-pabrik yang menggunakan batubara sebagai bahan bakar utama.

Meningkatnya jumlah pemakaian batubara ini menjadi celah bagi perusahaan batubara swasta untuk melakukan impor dari perusahaan batubara global, seperti asal Indonesia Adaro Energy, Whithaven Coal, dan Glencore Australia.

Coal India sebagai perusahaan tambang batubara milik negara tidak mempunyai pasokan lebih terhadap persediaan batubara. Selain itu, kurangnya kereta logistik pembawa batubara juga menjadikan masalah ini semakin rumit.

"Coal India sudah tidak mempunyai persediaan yang cukup untuk disalurkan ke PLTU. Adanya keterbatasan infrastruktur (kereta api) menjadikan semuanya menjadi serba terbatas," kata Rajendra Singh selaku Direktur Pertambangan Batubara India dilansir dari Reuters, Senin (26/2).

Kurangnya infrastruktur di India juga menjadikan 10 dari PLTU yang ada di India kekurangan bahan bakar. Sebanyak 45 pabrik lainnya terpaksa tutup sementara untuk menunggu pulihnya persediaan batubara.

Apabila impor ini dilaksanakan, akan bertolak belakang dengan kebijakan India yang membatasi impor dari negara lain dan mengoptimalkan industri-industri lokal. []
Sumber : Ekonomiakurat., 26 Februari 2018
Share:

Tingkat Angka Pengangguran Riau Hanya 5,5 Persen, Hanif Dhakiri: Terendah Sejak Reformasi

PEKANBARU - Menteri Ketenagakerjaan RI Hanif Dhakiri, menegaskan angka pengangguran di Riau hanya 5,5 persen. Dengan angka itu Riau merupakan provinsi dengan pengangguran yang terendah se-Indonesia sejak masa reformasi.

"Kalau kita lihat dari datanya, angka pengangguran di Riau ini hanya 5,5 persen. Itu kalau di Indonesia, Riau ini angka pengangguran terendah dari provinsi lain sejak masa reformasi," ungkapnya.

Menteri Hanif juga menyatakan Riau cenderung mengalami penurunan angka pengangguran. Oleh karena itu, pihaknya pun optimis dapat mencapai target angka 5 persen untuk 2018.

"Kalau dilihat, tren pengangguran di Riau ini semakin menurun, kita juga ada targetkan untuk tahun 2018 ini jumlahnya pengangguran bisa hanya 5 persen saja. Tentu untuk tahun depan targetnya lebih rendah lagi," ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun GoRiau.com, jumlah pengangguran di Provinsi Riau pertahun 2017 menurun sebanyak 37,44 ribu orang, mencapai 184,56 ribu orang. Dalam persen, untuk tahun 2016 angka pengangguran senilai 7,43 persen, dan tahun 2017 menurun 6,22 persen. ***
Sumber : GoRiau.com, 27 Februari 2018

Share:

Gubernur BI Pastikan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Stabil

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo menyatakan, Indonesia menjadi salah satu negara berkembang dengan daya tahan ekonomi kuat. Hal itu terlihat dari pertumbuhan ekonomi yang stabil di lima persen.


"Indonesia terus menunjukkan dukungannya dalam menjaga stabilitas. Angka pertumbuhan ekonomi lima persen ini akan terus tumbuh ke depannya," ujar Agus dalam High Level International Conference di Jakarta, Selasa, (27/2).

Lebih lanjut, ia menjelaskan, pertumbuhan itu didukung oleh inflasi yang terkendali. Pasalnya inflasi Indonesia selama tiga tahun terakhir terjaga di sekitar tiga persen.

Agus pun menjelaskan, BI bersama pemerintah juga terus memperbaiki iklim investasi demi mendukung pertumbuhan ekonomi "terbukti sampai sekarang ada 13 paket kebijakan yang dikeluarkan pemerintah," katanya.

Indonesia kini, kata dia, telah pula mendapatkan rating investment grade dari berbagai lembaga pemeringkat dunia. Di antaranya S&P, Fitch Rating dan Moody's. "Lalu kami mendapatkan peringkat Ease of Doing Business Indonesia naik dari 106 ke 72," ujar Agus.

Sebagai informasi, tahun ini Indonesia menjadi tuan rumah Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia di Bali pada Oktober mendatang. Acara High Level International Conference itu pun merupakan salah satu rangkaian acara persiapan IMF-World Bank.
Sumber : Republika.co.id, 27 Februari 2018
Share:

Aksi Ambil Untung CPO Berdampak ke Sawit Riau

PEKANBARU - Aksi ambil untung oleh pelaku pasar membuat harga CPO turun, kemudian terdampak terhadap turunnya harga TBS sawit di Riau pekan ini. Dinas Tanaman Pangan, 

Hortikultura dan Perkebunan mencatat penurunan harga CPO sekitar Rp7.928,49 per kilogramnya.
Menurut Kasi Pengolahan dan Pemasaran Perkembangan Mutu, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan T Neni, walau harga CPO turun masih ada sentimen positif seperti kenaikan nilai ekspor Malaysia dan melemahnya nilai mata uang ringgit.

"Inilah yang menjadi perbincangan dalam rapat penetapan harga di Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan bersama pihak perusahaan sumber data TBS sawit di Riau hari ini," kata Neni, Selasa 27 Februari 2018.

Dia menambahkan, sebagaimana perusahahaan yang hadir dalam pertemuan itu beranggapan bahwa hal demikian membuat harga CPO cukup fluktuatif.

Selain itu, momentum Imlek yang sudah lewat membuat CPO sudah tak menarik lagi. Mengingat, China telah terlebih dahulu mengambil langkah antisipasi mengamankan stok minyak sawit sebelum libur berlangsung. (bpc3)

Sekadar informasi berikut daftar harga TBS sawit untuk periode 28 Februari sampai 06 Maret 2018:
Umur 3 tahun Rp1.362,44
Umur 4 tahun Rp1.520,65
Umur 5 tahun Rp1.626,89
Umur 6 tahun Rp1.675,44
Umur 7 tahun Rp1.739,19
Umur 8 tahun Rp1.793,45
Umur 9 tahun Rp1.851,48
Umur 10-20 tahun Rp1.902,72
Umur 21 tahun Rp1.857,54
Umur 22 tahun Rp1.811,62
Umur 23 tahun Rp1.766,44
Umur 24 tahun Rp1.748,22
Umur 25 tahun Rp1.675,34
Indeks K: 91,92 persen
Harga CPO Rp7.928,49
Harga Kernel Rp6.588,27.
Sumber : Bertuahpos.com, 27 Februari 2018
Share:

Akhir Februari, Harga TBS Sawit di Riau Turun

PEKANBARU - Harga TBS sawit di Riau akhir Februari turun sebesar Rp3,81 untuk usia 10-20 tahun atau mencapai 0,20 persen dari harga minggu lalu. 

Kasi Pengolahan dan Pemasaran Perkembangan Mutu, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan T Neni mengatakan, karena penurunan itu harga TBS sawit selama sepekan kedepan menjadi Rp 1.902,72 per kilogram. 

Dia menjelaskan, penurunan harga TBS minggu ini tidak terlalu dipengaruhi oleh pergerakan harga jual CPO karena terdapat kenaikan dan penurunan harga jual CPO dan kernel dari perusahaan-perusahaan sumber data. 

Misalnya, untuk harga jual CPO, PTPN V mengalami kenaikan sebesar Rp 52,61/Kg, Sinar Mas Group mengalami penurunan harga sebesar Rp 162,49/Kg, Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp 13,63/Kg, Asian Agri Group mengalami penurunan harga sebesar Rp 24,20/Kg, PT. Citra Riau Sarana mengalami kenaikan harga sebesar Rp 83,00/Kg, dan PT. Musim Mas mengalami kenaikan harga sebesar Rp 39,00/Kg dari harga minggu lalu. 

Sedangkan untuk harga jual kernel, Sinar Mas Group mengalami penurunan sebesar Rp 14,49/Kg, Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp 10,00/Kg, Asian Agri Group mengalami penurunan harga sebesar Rp 0,14/kg, dan PT. Citra Riau Sarana mengalami penurunan harga sebesar Rp 170,00/Kg dari harga minggu lalu. (bpc3) 

Berikut daftar harga TBS sawit untuk periode  28 Februari sampai 06 Maret 2018:
 
Umur 3 tahun Rp1.362,44
Umur 4 tahun Rp1.520,65
Umur 5 tahun Rp1.626,89
Umur 6 tahun Rp1.675,44
Umur 7 tahun Rp1.739,19
Umur 8 tahun Rp1.793,45
Umur 9 tahun Rp1.851,48
Umur 10-20 tahun Rp1.902,72
Umur 21 tahun Rp1.857,54
Umur 22 tahun Rp1.811,62
Umur 23 tahun Rp1.766,44
Umur 24 tahun Rp1.748,22
Umur 25 tahun Rp1.675,34
Indeks K: 91,92 persen
Harga CPO Rp7.928,49
Harga Kernel Rp6.588,27
Sumber : Bertuahpos.com, 27 Februari 2018
Share:

Gejolak Rupiah Berlangsung Hingga Akhir Maret

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank Indonesia (BI) memprediksi gejolak kurs rupiah terhadap dolar AS diperkirakan akan terus terjadi hingga 20-21 Maret 2018 ketika Bank Sentral AS, The Federal Reserve, mengumukan kebijakan suku bunga acuannya. Sejak awal tahun hingga 21 Februari 2018, nilai tukar rupiah mencatat depresiasi -0,24 persen.

Pada hari ini, Selasa (27/2), kurs refrensi Jakarta Interbank Spot Dolar AS (Jisdor) dibuka Rp 13.650 per dolar AS. Sementara di pasar spot, rupiah diperdagangkan di Rp13.667 dolar AS.

"Bagi Indonesia, kami memahami dan menganggap wajar dinamika yang terjadi. Jadi hingga nanti di Maret ada kenaikan suku bunga acuan The Fed, baru kemudian ada kondisi yang stabil," kata Gubernur BI Agus Martowardojo di Jakarta, Selasa (27/2).

Agus mengatakan volatilitas atau tingkat gejolak rupiah hingga akhir Februari 2018 sebesar 7-8 persen. Tingkat gejolak tersebut disebabkan perbaikan data ekonomi AS, dan juga kebijakan Negara Paman Sam mengenai pelonggaran pajak yang akan memicu peningkatan kebutuhan pendanaan oleh pemerintah AS.

Kebutuhan pendanaan pemerintah AS itu akan ditutupi, salah satunya, melalui obligasi. Maka dari itu, imbal hasil obligasi AS dalam beberapa hari terakhir menunjukkan peningkatan.

"Kita juga lihat rapat The Fed yang mengesankan ekonomi Amerika Serikat ada perbaikan, sehingga memicu dana-dana kembali ke AS," tuturnya.

Agus mengatakan Bank Sentral siap melakukan stabilisasi ke pasar jika nilai tukar rupiah sudah tidak sesuai fundamental perekonomian. "BI akan tetap memberikan keleluasaan kepada nilai rupiah untuk mencerminkan kondisi fundamentalnya. Kalau sudah di luar nilai fundamental tentu BI akan ada di pasar," ujarnya.
Sumber : Republika.co.id, 27 Februari 2018
Share:

Ekspor Indonesia ke Cina Meningkat 34 Persen

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Nilai ekspor Indonesia ke Cina sepanjang tahun 2017 mengalami kenaikan sebesar 34,10 persen dibandingkan tahun 2016. Kenaikan ekspor, menurut Atase Perdagangan Kedutaan Besar RI di Beijing, Dandy S Iswara, terjadi hampir di semua komoditas ekspor.


Dandy menyebutkan bahwa nilai ekspor Indonesia ke Cina pada tahun 2017 menembus angka 28,50 miliar dolar AS. Angka tersebut jauh melampaui nilai ekspor Indonesia ke Cina pada tahun 2015 dan 2016, masing-masing 19,81 miliar dolar AS dan 21,25 miliar dolar AS.

Dengan pangsa ekspor ke Cina pada 2017 sebesar 1,59 persen, Indonesia menduduki peringkat ke-14 di bawah Singapura dan Vietnam. Pangsa ekspor Indonesia ke Cina pada 2017 juga menunjukkan kenaikan dibandingkan dengan 2015 yang hanya 1,24 persen dan 2016 sebesar 1,39 persen, demikian data Bea dan Cukai Cina.

Sementara itu, impor Indonesia dari Cina pada tahun 2017 juga mengalami kenaikan. Namun kenaikan impor tersebut tidak sesignifikan kenaikan ekspor Indonesia ke Cina.

Pada tahun 2017, nilai impor Indonesia dari Cina sebesar 34,85 miliar dolar AS atau naik 6,17 persen dibandingkan dengan tahun 2016 yang hanya 32,83 miliar dolar AS. Nilai impor Indonesia dari China pada tahun 2016 tercatat mencapai 34,37 miliar dolar AS.

Dandy meyakini pada tahun 2018 nilai ekspor Indonesia ke negara berpenduduk terbanyak di dunia itu akan mengalami kenaikan, menyusul makin dibukanya keran impor komoditas pertanian dari Indonesia. 

"Apalagi pada tahun ini, Indonesia kembali mendapatkan izin untuk mengekspor manggis yang sempat dihentikan selama dua tahun," ujarnya di Beijing, Selasa (27/2).

Cina juga memberikan kesempatan yang luas kepada Indonesia untuk mengekspor minyak kelapa sawit dan sarang burung walet.
Sumber : Republika.co.id, 27 Februari 2018
Share:

Lelang Proyek Fly Over Pasar Arengka Masih Dievaluasi

PEKANBARU - Peserta ikut lelang tender pembangunan proyek fly over di simpang Pasar Arengka, hingga kini masih dalam tahap evaluasi.
Itu disampaikan oleh Kepala Dinas PUPR Riau Dadang Eko Purwanto, Selasa, 27 Februari 2018. 

"Saya rasa untuk saat ini sudah dalam tahapan evaluasi di LPSE," kata Dadang saat dikonfirmasi bertuahpos.com.


Saat ini, untuk proyek fly over di simpang SKA sudah ditetapkan pemenang lelang yang dimenangkan oleh PT. Sumbersari Ciptamarga dengan tawaran Rp149 miliar.


Dadang memastikan untuk pembangunan fly over di simpang Pasar Arengka masih dalam proses. Meski sisa waktu tinggal beberapa hari lagi, tetap diusahakan pada Februari ini ada pemenangnya.


Sekadar informasi, dari ratusan perusahaan ikut lelang diputuskan perusahaan itu sebagai pemenang tender oleh Pemprov Riau dengan harga tawaran Rp149 miliar dari pagu Rp190 miliar yang sebelumnya ditawarkan Pemprov Riau.

"Untuk pembangunan fly over di simpang SKA sudah ada pemenangnya," kata Dadang kepada bertuahpos.com, Selasa 27 Februari 2018.


Selain perusahaan ini ada PT. Modern Widya Tehnical dan PT. Adhi Karya (Persero) sebelumnya yang dianggap layak untuk mengerjakan pembangunan jembatan layang itu. Namun batal. (bpc3)
Sumber : Bertuahpos.com, 27 Februari 2018
Share:

Biayai Proyek Pembangunan, Pemerintah Akan Utang USD3 Miliar

AKURAT.CO, Pemerintah Indonesia berencana untuk terbitkan surat utang ke pasar global dengan menerbitkan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Global atau sukuk global melalui penerbitan USD1,25 miliar tenor 5 tahun dan USD1,75 miliar tenor 10 tahun.



Surat utang global dengan nominal totalnya yang mencapai USD3 miliar ini diterbitkan dengan format Reg S / 144A Trust Certificates yang akan jatuh tempo pada tahun 2023 dan 2028, yang selanjutnya disebut sebagai “Sukuk Wakalah”, menurut siaran pers resmi dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan yang diterima di Jakarta, Senin (26/2).

Sukuk Wakalah ini diterbitkan oleh Perusahaan Penerbit SBSN Indonesia III (selanjutnya disebut sebagai “PPSI-III”), sebuah badan hukum Republik yang bertujuan khusus untuk menerbitkan surat berharga yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah dalam mata uang asing di pasar internasional.

Sukuk Wakalah ini akan didaftarkan pada Bursa Saham Singapura (Singapore Stock Exchange) dan NASDAQ Dubai. Setelmen akan dilaksanakan pada tanggal 1 Maret 2018.


Sukuk Wakalah ini ditetapkan harganya pada tanggal 22 Februari 2018, dengan imbal hasil (yield) sebesar 3,750% untuk tenor 5 tahun dan 4,400% untuk tenor 10 tahun. Setiap seri telah diberikan peringkat Baa3 oleh Moody’s Investors Service, BBB- oleh S&P Global Ratings, dan BBB oleh Fitch Ratings.


Sukuk Wakalah dengan tenor 5 tahun merupakan penerbitan Green Sukuk pertama kalinya di dunia yang dilakukan oleh pemerintah negara (sovereign) dan juga merupakan penerbitan pertama yang dilakukan oleh Republik di bawah Kerangka Green Bond dan Green Sukuk (Green Bond and Green Sukuk Framework) yang baru ditetapkan.


Transaksi ini berhasil dilaksanakan dengan memanfaatkan waktu yang tepat setelah terjadinya volatilitas yang tinggi di pasar modal global, yang didorong oleh ekspektasi inflasi Amerika Serikat dan peningkatan suku bunga Fed sejak awal Februari 2018.


Transaksi ini didukung oleh orderbook global dengan kualitas yang baik, yang menunjukkan ketahanan dan dalamnya pasar Sukuk, serta menunjukkan kuatnya minat investor terhadap penerbitan ini.


Penetapan harga (pricing) Sukuk Wakalah Republik adalah pada 30 bps lebih rendah daripada indikasi pricing awal (initial pricing guidance) untuk kedua seri.


Transaksi ini sejalan dengan tujuan Republik untuk memperkokoh pasar keuangan syariah global dan komitmen terhadap pendanaan hijau yang ramah lingkungan. Ini merupakan penerbitan Sukuk dalam mata uang USD yang kesembilan oleh Republik dan merupakan penerbitan ketujuh di bawah Program Penerbitan Trust Certificate.


Struktur akad Sukuk ini adalah Wakalah, dengan underlying asset: (i) Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah dan bangunan (51%) dan (ii) proyek-proyek APBN yang sedang dalam pembangunan atau akan dibangun (49%).


Setelah melalui serangkaian pertemuan dengan investor (investor meetings) yang mencakup pusat keuangan di Asia, Eropa, dan Timur Tengah, Sukuk Wakalah menarik minat dari berbagai investor, baik di dalam maupun di luar negeri, dengan Sukuk Wakalah tenor 5 tahun berhasil didistribusikan kepada 32% investor syariah (Timur Tengah dan Malaysia), 10% di Indonesia, 25% di Asia (terkecuali Indonesia dan Malaysia), 18% di Amerika Serikat, dan 15% di Eropa.


Sementara itu, Sukuk Wakalah tenor 10 tahun didistribusikan 24% kepada investor syariah (Timur Tengah dan Malaysia), 10% di Indonesia, 12% di Asia (terkecuali Indonesia dan Malaysia), 22% di Amerika Serikat, dan 32% di Eropa.


Alokasi berdasarkan jenis investor untuk Sukuk Wakalah tenor 5 tahun adalah 29% untuk reksa dana, 40% untuk bank, 20% untuk bank sentral dan sovereign wealth fund, 10% untuk perusahaan asuransi dan dana pensiun, dan 1% untuk private bank.


Sementara untuk Sukuk Wakalah tenor 10 tahun, alokasinya adalah 47% untuk reksa dana, 39% untuk bank, 7% untuk bank sentral dan sovereign wealth fund, 6% untuk perusahaan asuransi dan dana pensiun, dan 1% untuk private bank.


 Abu Dhabi Islamic Bank PJSC, Citigroup (B&D), CIMB, Dubai Islamic Bank PJSC and HSBC (juga bertindak sebagai Green Structuring Advisor) bertindak sebagai Joint Lead Managers dan Joint Bookrunner. Sementara PT Bahana Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk bertindak sebagai co-managersuntuk transaksi ini. []
Sumber : EkonomiAkurat.com, 27 Februari 2018
Share:

Rupiah Berpeluang Naik Tipis

AKURAT.CO, Berbeda dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), pada pergerakan Rupiah mampu melanjutkan kenaikannya. Meredanya aksi beli pada USD membuat pergerakan USD cenderung melemah tipis.

" Kondisi tersebut dibarengi dengan turunnya sejumlah imbal hasil obligasi AS seiring mulai diterimanya potensi kenaikan suku bunga The Fed seiring makin pulihnya ekonomi AS," kata Analis Bina Arta Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Selasa (27/2).


Di sisi lain, suksesnya penerbitan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dengan cara Private Placement dengan nilai nominal Rp500 miliar turut berimbas positif pada Rupiah.


Pergerakan Rupiah yang dapat memanfaatkan pelemahan laju USD diharapkan masih dapat berlanjut agar arah pergerakan Rupiah dapat kembali berlanjut. Diperkirakan Rupiah masih memiliki peluang untuk dapat bergerak naik tipis. Tetap cermati dan waspada jika terjadi pembalikan arah dari Rupiah.


" Rupiah diestimasikan akan bergerak pada kisaran support 13.675 dan resisten 13.640," tandasnya.[]
Sumber : EkonomiAkurat.com, 27 Februari 2018
Share:

Perempuan Tani HKTI Kembangkan Ayam Unggulan Berteknologi Biosolution Enzact

JAKARTA - Perempuan Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) berencana memperluas program pengembangan ayam unggulan berteknologi biosolution enzact (enzym activation). Uji coba program ini yang dilakukan di wilayah Cianjur ternyata memperlihatkan hasil positif.
Hal tersebut dikatakan Ketua Perempuan Tani HKTI, Dian Novita Susanto, ketika bersama sejumlah pengurus organisasinya melakukan kunjungan observasi uji coba program ayam unggulan ini di Kampung Bunipasir, Maleber, Cianjur, Jawa Barat, akhir pekan kemarin. Kandang yang menjadi obyek observasi adalah milik Zaenal. 
Luas kandangnya berukuran 20 meter persegi dan terisi 50 ekor ayam dengan kondisi kebersihan yang terjaga baik. Zaenal menjalankan program biosolution enzact untuk peternakan ayam sehat sejak beberapa bulan lalu. Dian menyebutkan, keunggulan dari program ini, antara lain, kandang ayamnya bersih/tidak kotor dan tidak bau.
"Selain itu ayamnya juga sehat dengan daging yang berkualitas,” kata Dian, Senin (26/2). Untuk jenis ayam petelur, kelebihan dari program ini adalah ayam mampu menghasilkan telur istimewa yaitu bisa langsung dikonsumsi tanpa perlu dimasak terlebih dahulu. Dengan program biosolution ini, dari 20 ayam petelur mampu menghasilkan sekitar 14 butir per hari. Inovasi peternakan ayam rakyat ini merupakan salah satu realisasi dari program kerja Perempuan Tani HKTI yang akan dikembangkan secara nasional. 
"Program biosolution ini ke depannya akan terus dijalankan sebagai pengembangan kualitas peternakan ayam sekaligus peningkatan perekonomian masyarakat,” ujar Dian. 
Menurut Dian, pihaknya akan terus bergerak melakukan inovasi serta turun ke pedesaan untuk membina pertanian dan peternakan. â€Å“Dengan adanya program biosolution ini kami berharap perempuan-perempuan Indonesia mampu mandiri dengan beternak ayam sehat dan untuk menopang perekonomian keluarga,” kata Dian. Perempuan Tani merupakan sayap organisasi otonom HKTI dan kepengurusannya dilantik oleh Ketua Umum Jenderal TNI (Purn) Moeldoko di kantor DPN HKTI Jakarta Pusat, pada 10 Januari 2018. 
Sayap HKTI ini menjadi salah bagian dari upaya pemberdayaan wanita dan kaum muda di bidang pertanian. â€Å“Selain mengurus rumah tangga, perempuan dapat membantu suami dalam mencari nafkah dan mengurus lahan pertanian atau pekarangan untuk menghidupi keluarganya,” kata Dian seusai dilantik menjadi ketua Perempuan Tani 2017-2022. 
Ketua Umum HKTI Jenderal TNI (Purn) Moeldoko menyatakan, perempuan adalah pihak yang ikut berjasa pada proses budidaya pertanian dan peternakan tradisional. Ini ditandai dengan peran aktif perempuan HKTI dalam mengembangkan budidaya peternakan melalui keterampilannya.
"Perempuan turut andil mengembangkan pertanian peternakan. Di samping peran utama perempuan dalam pengambilan keputusan rumah tangga. Perempuan merupakan kunci dalam ketahanan pangan dalam sebuah keluarga dimulai dari perencanaan, mengolah pangan, hingga menentukan besar kecilnya anggaran," kata Moeldoko. Moeldoko menegaskan, saat ini sudah saatnya perempuan mempunyai akses yang sama dalam hal pembangunan pertanian dan peternakan. 
Menurutnya, perempuan harus ikut berperan dalam pengambilan keputusan, termasuk di sektor ini. â€Å“Selain mengurus rumah tangga, perempuan dapat membantu suami dalam mencari nafkah dan mengurus lahan pertanian atau pekarangan untuk menghidupi keluarganya,” kata Moeldoko. ***
Sumber : GoRiau.com, 27 Februari 2018
Share:

Pekanbaru Sukses Terapkan Program Gas Rumah Tangga

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Langkah Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menekan penggunaan gas elpiji bersubsidi bagi masyarakat dan mengganti dengan penggunaan jaringan gas (Jargas) rumah tangga sudah mulai dilakukan di beberapa Kecamatan di Pekanbaru. Bahkan, setelah Kecamatan Lima Puluh, tahun 2018 ini dua Kecamatan segera menyusul diantaranya Pekanbaru Kota dan Sail.

Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi belum lama ini bahkan mendatangi Kantor Migas di Jakarta bersama beberapa pejabat di lingkungan Pemko Pekanbaru. Kedatangan Ayat ini tak lain untuk meminta penambahan jumlah kuota jaringan pipa gas rumah tangga. Direncanakan, penambahan jumlah gas rumah tangga ini akan dilakukan untuk di tiga Kecamatan setelah Kecamatan Sail, Lima Puluh dan Pekanbaru Kota.

"Penambahan akan dilakukan di tahun 2019 mendatang. Di tahun 2019 akan diprioritaskan lagi di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Sukajadi, Kecamatan Senapelan dan Kecamatan Marpoyan Damai," kata Ayat.

Untuk tahap bantuan tahun 2019 tersebut itu, usulannya masuk di tahun 2018. Bahkan, untuk jaringan gas rumah tangga tahap ketiga ini, Pemko Pekanbaru akan merencanakan lebih matang. "Semoga bantuan ini nantinya segera terwujud dengan baik untuk masyarakat ditiga kecamatan," ujarnya.

Dengan beroperasinya gas kota nantinya maka akan mengurangi pemakaian elpiji tabung tiga kilogram. "Keuntungannya pakai gas kota harga lebih murah, keberlangsungan suplai dan keselamatan terjamin," imbuhnya.

Ayat menyebut, keberhasilan masuknya jaringan gas rumah tangga ke masyarakat tidak lepas dari adanya peran serta dan dukungan masyarakat sehingga pembangunan city gas berjalan tanpa kendala.

"Seperti ketika pemasangan pipa gas dan instalasi harus dikawal oleh SKPD terkait sehingga tidak ada kendala. Untuk itu, ini perlu dukungan semua pihak dan saya berharap Pekanbaru bisa mencontoh Pemda Prabumulih yang telah sukses menjalankan program ini," ungkapnya.

Kota Prabumulih, dikatakan Ayat menjadi kota percontohan dimana pemerintah maupun warganya sangat kooperatif dan mendukung program Jaringan Nasional (Jargas). Kedua faktor itu menjadi kunci penting keberhasilan program jargas yang bisa ditiru kota/kabupaten lain di Indonesia.

"Di Prabumulih sekarang sudah 32.000 Sambungan Rumah tangga (SR) jaringan City Gas. Jumlah ini merupakan yang terbesar di Indonesia dan pilot project city gas nasional," kata Ayat menambahkan.

Keberhasilan yang dilakukan Pemda Prabumulih tidak lepas dari adanya peran serta dan dukungan masyarakat sehingga pembangunan city gas berjalan tanpa kendala. "Seperti ketika pemasangan pipa gas dan instalasi harus dikawal oleh SKPD terkait sehingga tidak ada kendala. Untuk itu, ini perlu dukungan semua pihak dan saya berharap Pekanbaru bisa mencontoh Pemda Prabumulih," pintanya.

Disisi lain, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DPP) Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, mengatakan program Jaringan Gas rumah tangga ini adalah sebuah bentuk terobosan menuju smartcity melalui perwujudan smart energy dan smart ekonomi.

"Upaya ini mendapatkan momentum tatkala Pemerintah melalui kemeterian ESDM memprogramkan citygas di beberapa kota diseluruh Indonesia. Untuk Kota Pekanbaru telah dilakukan tahapan pembangunan city gas dimaksud sejak tahun 2015," kata Ingot.
Ia menyebut, pada pertengahan tahun 2016 lalu sudah dilaksanakan "Gas In" yang dilakukan langsung oleh Walikota Pekanbaru di Kecamatan Limapuluh. Dimana pada tahun tersebut telah 
dilakukan pemasangan sebanyak 3713 sambungan rumah tangga.

"Pada tahun 2017 dilanjutkan dengan kecamatan Sail dan sebagian Pekanbaru Kota sebanyak lebih dari 3000 sambungan lagi. Untuk selanjutnya Pemko Pekanbaru telah mengusulkan 10.000 sambungan lagi untuk Kecamatan Sukajadi, Marpoyan Damai, dan Kecamatan Bukit Raya," imbuhnya.

Dalam operasionalnya, Pemerintah Kota Pekanbaru dan Pertagas Niaga telah menunjuk PT Sarana Pembangunan Pekanbaru (SPP) sebagai Operator melalui mana masyarakat pelanggan dapat berinteraksi tentang penmanfaatan city gas.

"Diharapkan melalui citygas ini masyarakat bisa mengakses energi dengan lebih mudah, lebih murah, dan lebih cerdas. Disamping itu, dengan kapasitas yang besar, maka citygas juga diharapkan akan mendorong tumbuh kembangnya Industri Rumah Tangga," ujarnya.

Sementara itu, Heri salah satu warga di Kecamatan Sail sangat menyambut baik langkah Pemko Pekanbaru yang menerapkan program City Gas bagi rumah tangga ditengah susahnya mendapatkan gas elpiji. "Jika masyarakat di Kecamatan lain masih mengantri gas elpiji, kami sudah ada jargas rumah tangga. Tinggal bagaimana kita menikmati dan menjaga jargas ini," katanya.

Tidak hanya Heri, Daryanti juga mengapreasi langkah Pemko Pekanbaru yang telah menyalurkan Jargas kepada masyarakat di Kecamatan Pekanbaru Kota. "Alhamdullilah, dengan adanya jargas kami lebih mudah saat memasak. Tidak lagi harus susah payah mencari gas elpiji karena dirumah sudah ada jaringan gas rumah tangga," bebernya.

Sebelumnya, Manager City Gas PT Pertagas Niaga Virani Yusita Sari saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya sudah pernah melakukan rapat koordinasi dengan pihak hulu gas yakni PT Energi Mega Persada Bentu selaku suplayer serta Pertamina.

"Nantinya gas kota sudah bisa langsung mengalir ke rumah tangga yang sudah dipasangi jaringan pipa selama ini," kata Virani.

Nantinya, Pemko Pekanbaru akan mempercayakan pengelolaan City Gas (Gas Kota) ke Perusahaan Daerah Kota Pekanbaru. "Pemerintah Kota Pekanbaru mempercayakan pengelolaan bisnis gas kota (city gas) di Kecamatan Limapuluh kepada anak Perusahaan Daerah Pembangunan," ujar Ingot.
Ditambahkan mantan Kabag Humas Pemko Pekanbaru, pemberian kepercayaan ini sudah sesuai aturan dan atas sumbang saran dari Pertagas Niaga yang kini membangun sambungan jaringan. 

"Untuk penyerahan sudah dikaji sejauh mana kesiapan Perusahaan Daerah," imbuhnya.
Menurut Ingot anak perusahaan Perusahaan Daerah yang akan mengelola bisnis ini diharapkan mampu menekan biaya subsidi dan hindari penambahan modal. "Dalam kondisi keuangan yang saat ini krisis, Pemko tidak ingin kedepan gas kota ini beroperasi tetapi menambah beban pengeluaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)," pungkasnya. (ADVERTORIAL)
Sumber : Cakaplah.com 26 Februari 2018
Share:

Infrastruktur ASIAN Games 2018 Tinggal Finalisasi

Pekanbaru - Infrastruktur ASIAN Games tinggal finalisasi. Secara keseluruhan sudah selesai dan tidak ada kendala berarti. Sisa waktu menuju pergelaran itu tidak sampai enam bulan lagi.

Beberapa sarana dan prasarana Asian Games antara lain wisma atlet, venue pertandingan dan juga moda transportasi masal ringan berbasis rel atau light rail transit (LRT) diprediksi akan selesai tepat waktu.

Khusus untuk wisma atlet yang memiliki 10 tower sudah bisa digunakan oleh para kontingen negara lain. Wisma yang terletak di Kemayoran, Jakarta Utara itu sebelumnya telah digunakan pada test event awal bulan Februari lalu.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, wisma atlet sudah siap digunakan untuk Asian Games 2018 nanti. Setelah test event awal Februari, pihak PUPR pun telah mengevaluasi berbagai hal demi menyempurnakan wisma atlet sebelum digunakan saat games times.

"Perbaikan pada masa pemeliharaan dalam rangka penyempurnaan tetap diperluakan. Oleh karenanya pihak kontraktor telah menyiagakan sejumlah pekerjaannya," kata Basuki Senin 26 Februari 2018 kemarin.

Nantinya Blok D10 wisma atlet tersebut akan digunakan untuk para atlet, sementara Blok C2 diperuntukan bagi staf penunjang seperti para jurnalis, perawat, ofisial lainnya. Sementara venue pertandingan sudah mencapai tahap finalisasi. Salah satunya adalah arena sepeda BMX.

Departement Venue and Enviroment INASGOC juga telah menetapkan relokasi beberapa venue cabang olahraga Asian Games antara lain bela diri yang bakal digelar di Jakarta Convention Center. (bpc3)
Sumber : Bertuahpos.com, 27 Februari 2018
Share:

Kenaikan Upah Buruh Belum Maksimal

RIAUPOS.CO - Melemahnya konsumsi masyarakat bisa menghambat akselerasi pertumbuhan ekonomi ke depan. Masalah struktural seperti kenaikan upah buruh belum maksimal.  Tahun lalu konsumsi rumah tangga tumbuh di bawah 5 persen, tepatnya 4,95 persen secara year-on-year (yoy). Angka tersebut melambat dari capaian tahun 2016 yang sebesar 5,01 persen.

Ekonom Universitas Indonesia (UI) Lana Soelistianingsih mengatakan, ada masalah struktural di daerah yang membuat ekonomi dan konsumsi tumbuh kurang cepat. Misalnya, penjualan ritel yang menurun, padahal kontribusinya pada konsumsi rumah tangga mencapai 60 persen.

Sementara itu, dari sisi upah ril buruh, jumlahnya secara total memang mengalami kenaikan sekitar 5,16 persen bila dibandingkan dengan tahun lalu. Namun, kenaikan tersebut belum cukup mengompensasi penurunan upah riil dari 2014 hingga 2016 yang melambat 10,4 persen.  

Selain itu, nilai tukar petani (NTP) sebesar 102,92 masih tercatat tumbuh negatif jika dikurangi inflasi 3,25 persen. ”Jadi, kalau dilihat dari NTP riilnya, petani itu menombok pada dasarnya. Itu terjadi pada petani di subsektor perkebunan, peternakan, perikanan, dan hortikultura,” ujar Lana saat diskusi bersama wartawan akhir pekan lalu.

Hal itu, ujar dia, cukup mengkhawatirkan karena 30 persen dari tenaga kerja di Indonesia bekerja di sektor pertanian. Mayoritas pekerja di sektor tersebut berada di luar Pulau Jawa. Hal itu ditambah dengan dominasi pembiayaan yang kurang merata untuk sektor pertanian, khususnya di luar Jawa.

Mayoritas bank masih mengejar pembiayaan korporasi, baik melalui kredit maupun pembelian obligasi korporasi. Padahal, daerah perlu dukungan pembiayaan untuk mendorong sektor unggulannya agar daya beli masyarakat meningkat.

”Dengan pendapatan yang tetap, sementara konsumsi BBM meningkat, masyarakat akan mengurangi konsumsi barang lainnya. Salah satunya barang-barang perlengkapan rumah tangga dan alat komunikasi,” lanjut Lana.  

Lana memprediksi ekonomi Indonesia tumbuh 5,08–5,15 persen. Sementara itu, Bank Indonesia (BI) memprediksi ekonomi tumbuh 5,1–5,5 persen. Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Sugeng mengatakan, daerah harus meningkatkan ekspor nonkomoditas untuk meningkatkan pendapatan usaha dan upah riil buruh. Salah satunya adalah memacu pertumbuhan dari industri manufaktur.(rin/sof/das)
Sumber :Riaupos.co, 26 Februari 2018
Share:

Belum Ada Pemenang Lelang 2 Fly Over, Sekdaprov Riau: Saya Belum Bisa Komentar!

PEKANBARU - Sisa waktu tinggal beberapa hari lagi, namun pemenang lelang untuk pembangunan 2 fly over di Pekanbaru belum ada pemenangnya.

Sebelumnya Kepala Dinas PUPR Riau Dadang Eko Purwanto mengatakan jika pada Februari tak ada pemenang tender, maka pembangunan 2 fly over ini akan ditunda 2019 saja. Mengingat pertimbangan risiko yang terlalu berat.

Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Ahmad Hijazi, kepada bertuahpos.com menyatakan kalau dirinya belum berani berkomentar mengenai hal ini. Karena memang belum ada laporan apapun dari Dinas PUPR terkait informasi hasil lelang itu.

"Wah, saya belum bisa berkomentar banyak, nanti saya pelajari dulu ya. Karena memang belum ada laporan resmi dari PUPR langsung ke saya," katanya, Senin (26/2/2018) di Pekanbaru.

Dia menambahkan secara perencanaan awal proyek 1 tahun anggaran ini bisa terlaksana. Usulan sebelumnya juga berdasarkan perhitungan teknis dari perkiraan rencana pembangunan fly over itu.

"Memang kan kalau merujuk pada perhitungan awal, bisa selesai 2 fly over ini, secara teknisnya terkerjakanlah. Makanya menurut saya sebaiknya dikembalikan saja ke rencana teknisnya," sambung Ahmad Hijazi.

Untuk diketahui untuk mengerjakan proyek pembangunan 2 fly over-simpang SKA dan Pasar Arengka- belum ada pemenangnya hingga saat ini, Senin (26/2/2018). Dari pantauan di situs resmi pelelangan Pemprov Riau juga belum memuat perusahaan pemenang yang akan mengerjakan proyek tersebut.

Dalam pengumuman resmi oleh Pemprov Riau di situs LPSE Provinsi Riau, sudah ada sekitar 173 perusahaan yang tawarkan diri. Dari jumlah itu, ada 8 perusahaan dinyatakan gugur karena dianggap tidak layak dan tidak memnuhi syarat.

Pembangunan Fly OVer Jalan Tuanku Tambusai - Jalan Soekarno Hatta (simpang SKA) masuk dalam kategori proyek pekerjaan kontruksi pemerintah daerah Riau, di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Riau, dengan pagu anggaran Rp159 miliar

Hal sama juga terjadi untuk pembangunan fly over di simpang Pasar Arengka. Dari 158 perusahaan yang ikut lelang hingga kini belum ada pemenangnya. Diantara 158 peserta itu, ada sekitar 11 perusahaan yang dinyatakan gugur karena tidak masuk dalam kriteria syarat.

Fly over ini juga proyek kontruksi Pemprov Riau di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Riau dengan pagu anggaran sebesar Rp78 miliar.

Sebelumnya Kepala Dinas Pekerja Umum dan Penataan Ruang Provinsi Riau Dadang Eko Purwanto menyatakan, Februari memang waktu untuk lelang tender. Namun jika tidak ada pemenamg maka tidak akan dibuka kembali. Itu artinya pembangunan 2 fly over pada 2018 ini ditunda.

"Kalau tidak ada pemenang tender kami tidak akan buka lagi. Karena terlalu berisiko. Sebab, proyek ini harus selesai dalam setahun anggaran," kata Dadang.

Dua fly over yang akan dibangun itu, sebagai upaya untuk mengurai kemacetan yang terjadi pada 2 titik persimpangan itu. Dimana pada saat jam masuk dan pulang kerja, volume kendaraan baik roda 2 dan 4 selalu menyesak sehingga menimbulkan kemacetan panjang.

"Makanya, kalau ini tak ada pemenangnya, maka tidak mungkin untuk dibuka kembali lelangnya. Karena berisiko kemacetan sebab saat pembangunan pastinya ruas jalan di kawasan itu akan semakin sempit. Sementara dalam setahun proyek ini sudah harus selesai," sambungnya. (bpc3)
Sumber : Bertuahpos.com, 26 Februari 2018
Share: