Merdeka.com - Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat
(USD) bergerak melemah di perdagangan hari ini, Rabu (28/2). Rupiah
dibuka di level Rp 13.722 per USD atau melemah dibanding penutupan
perdagangan kemarin di Rp 13.679 per USD.
Mengutip data Bloomberg, Rupiah masih terus terperosok usai
pembukaan. Tercatat, nilai tukar sempat menyentuh level Rp 13.719 atau
nyaris menyentuh level Rp 13.800 per USD. Saat ini, Rupiah berada di
level Rp 13.716 per USD.
Nilai tukar USD memang terus menguat setelah Ketua Federal Reserve
Jerome Powell mengatakan bank sentral AS akan tetap menaikkan suku bunga
secara bertahap. Dolar AS yang kuat bahkan membuat harga minyak lebih
mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lainnya.
Menguat nilai tukar USD membuat harga minyak dunia melemah pada akhir
perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB) dan ini merupakan penurunan pertama
dalam lima hari terakhir.
Patokan global, minyak mentah Brent untuk pengiriman April turun 87
sen menjadi ditutup pada USD 66,63 per barel di London ICE Futures
Exchange.
Sementara itu, patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate
(WTI) untuk penyerahan April, turun 90 sen menjadi menetap pada USD
63,01 per barel di New York Mercantile Exchange. [idr]
Sumber : Merdeka.com, 28 Februari 2018
Tidak ada komentar:
Posting Komentar