PEKANBARU (CAKAPLAH) - Pertumbuhan ekonomi Riau yang
masih di angka 2 persenan membuat Calon Gubernur Riau Lukman Edy (LE)
merasa sedih. Dikatakannya, tidak pantas Riau ini pertumbuhan ekonominya
lambat sebab Riau punya potensi besar untuk maju di bidang ekonomi.
"Riau ini negeri kaya, masa' pertumbuhan ekonominya masih
di level 2 persenan. Di daerah lain meskipun juga tergerus oleh
merosotnya ekonomi global, tapi mereka mampu tumbuh di angka sampai 5
persen," kata Lukman Edy kepada sejumlah wartawan di kediamannya Jalan
Pasir Putih Gobah Pekanbaru, Sabtu (17/2/2018).
Dilanjutkan mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) era Presiden SBY ini, dirinya berencana akan mendirikan dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) jika ia dipercaya menjadi Gubernur Riau pada Pilgubri 2018 nanti.
BUMD yang didirikan tersebut adalah BUMD Perkebunan dan BUMD Konstruksi.
"Riau ini sangat kuat kultur perkebunannya. Dan karenanya itu harus disatukan dalam pengelolaan yang berguna juga bagi pembangunan daerah. Kita harus memberikan perhatian kepada petani kebun agar mereka dapat kemudah-mudahan dalam menanam, merawat dan menghasilkan di kebun mereka," paparnya.
Mengenai BUMD bidang konstruksi, LE mencontoj kepada Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Timur yang sudah punya BUMD konstruksi.
"Selama ini pembangunan infrastruktur di Riau dikerjakan oleh BUMN-BUMN konstruksi. Nah, kenapa tidak pembangunan infrastruktur di Riau ini dikerjakan oleh BUMD punya kita sendiri. Dan kita sudah punya contoh daerah lain yang punya BUMD konstruksi sendiri, seperti Jakarta dan Jawa Timur. Dan mereka maju," tutup LE yang berpasangan dengan Hardianto dan populer dengan istilah Gubri dan Wagubri Zaman Now ini.
Dilanjutkan mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) era Presiden SBY ini, dirinya berencana akan mendirikan dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) jika ia dipercaya menjadi Gubernur Riau pada Pilgubri 2018 nanti.
BUMD yang didirikan tersebut adalah BUMD Perkebunan dan BUMD Konstruksi.
"Riau ini sangat kuat kultur perkebunannya. Dan karenanya itu harus disatukan dalam pengelolaan yang berguna juga bagi pembangunan daerah. Kita harus memberikan perhatian kepada petani kebun agar mereka dapat kemudah-mudahan dalam menanam, merawat dan menghasilkan di kebun mereka," paparnya.
Mengenai BUMD bidang konstruksi, LE mencontoj kepada Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Timur yang sudah punya BUMD konstruksi.
"Selama ini pembangunan infrastruktur di Riau dikerjakan oleh BUMN-BUMN konstruksi. Nah, kenapa tidak pembangunan infrastruktur di Riau ini dikerjakan oleh BUMD punya kita sendiri. Dan kita sudah punya contoh daerah lain yang punya BUMD konstruksi sendiri, seperti Jakarta dan Jawa Timur. Dan mereka maju," tutup LE yang berpasangan dengan Hardianto dan populer dengan istilah Gubri dan Wagubri Zaman Now ini.
Sumber : Cakaplah, 17 Februari 2018
Saya telah berpikir bahwa semua perusahaan pinjaman online curang sampai saya bertemu dengan perusahaan pinjaman Suzan yang meminjamkan uang tanpa membayar lebih dulu.
BalasHapusNama saya Amisha, saya ingin menggunakan media ini untuk memperingatkan orang-orang yang mencari pinjaman internet di Asia dan di seluruh dunia untuk berhati-hati, karena mereka menipu dan meminjamkan pinjaman palsu di internet.
Saya ingin membagikan kesaksian saya tentang bagaimana seorang teman membawa saya ke pemberi pinjaman asli, setelah itu saya scammed oleh beberapa kreditor di internet. Saya hampir kehilangan harapan sampai saya bertemu kreditur terpercaya ini bernama perusahaan Suzan investment. Perusahaan suzan meminjamkan pinjaman tanpa jaminan sebesar 600 juta rupiah (Rp600.000.000) dalam waktu kurang dari 48 jam tanpa tekanan.
Saya sangat terkejut dan senang menerima pinjaman saya. Saya berjanji bahwa saya akan berbagi kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi jika Anda memerlukan pinjaman, hubungi mereka melalui email: (Suzaninvestment@gmail.com) Anda tidak akan kecewa mendapatkan pinjaman jika memenuhi persyaratan.
Anda juga bisa menghubungi saya: (Ammisha1213@gmail.com) jika Anda memerlukan bantuan atau informasi lebih lanjut