PEKANBARU (CAKAPLAH) - Badan Pusat Statistik (BPS)
Riau melakukan kajian untuk melihat Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Riau.
Dari kajian tersebut, nilai ITK Provinsi Riau pada triwulan I-2018
diperkirakan sebesar 100,86. Lebih rendah sedikit dibandingkan dengan
dengan triwulan IV-2017 yang mencapai 104,8.
Meski demikian, kondisi ekonomi konsumen triwulan I-2018 diperkirakan
akan tetap lebih baik. Karena memang meski terbilang kurang optimistis,
prediksi ITK masih berada di atas basis angka 100.
Dari persepsi nasional sendiri, optimisme konsumen di Riau juga
sedikit lebih rendah dari nasional. ITK nasional di triwulan I-2018
mencapai 101.35
Kepala BPS Riau, Aden Gultom, mengatakan perkiraan membaiknya kondisi
ekonomi konsumen pada triwulan I-2018 didorong karena adanya
peningkatan pendapatan rumah tangga dengan nilai indeks sebesar 104.80.
"Namun meski demikian masyarakat masih enggan untuk membeli barang
tahan lama dan juga pesimis menggelar pesta hajatan dengan nilai indeks
sebesar 93,96," ungkapnya.
Dijelaskan Aden, perkiraan menurunnya kondisi ekonomi konsumen pada
triwulan I-2018 terjadi pada lebih dari separuh provinsi di Sumatera.
"Terdapat dua provinsi di Sumatera yang memiliki nilai indeks diatas
nasional yaitu provinsi Jambi sebesar 105,36 dan Kepulauan Riau sebesar
104,59," terangnya.
Sedangkan tiga provinsi yang memiliki perkiraan nilai ITK triwulan
I-2018 terendah adalah Provinsi Lampung (nilai ITK 94,37), Kepulauan
Bangka Belitung (nilai ITK 93,03), dan Provinsi Sumatera Utara (nilai
ITK sebesar 89,69).
Sumber : Cakaplah, 14 Februari 2018
Tidak ada komentar:
Posting Komentar