IMA EXPO: Pengunjung
Mal Pekanbaru melihat stan IMA Expo 2018 yang baru dibuka, Rabu
(31/1/2018).(CR2/MIRSHAL/RIAUPOS)
Berita Terkait
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Indonesia Marketing
Association (IMA) Expo 2018 yang dihelat di lantai dasar Mal Pekanbaru
langsung diserbu para pengunjung.
Pantauan di lapangan, Rabu (31/1) pengunjung terlihat langsung memadati stan pameran IMA Expo 2018 yang mengusung tagline “UMKM Nusantara”.
Beragam produk khas Riau ditampilkan di pameran IMA Expo ini mulai dari pakaian khas Riau seperti batik Bono, tanjak, songket, serta produk olahan makan seperti mi sagu, bolu komojo, telor gabus, kripik ubi, bangkit sagu, talam durian, rendang teri, rendang ikan selais, talam ubi ungu, candil ubi ungu dan masih banyak lagi lainnya.
Owner Hotel Sri Indrayani Merza Gamal yang juga anggota IMA Chapter mengatakan, IMA Expo ini merupakan expo yang pertama digelar saat Rakernas IMA. Selama ini hanya ada beberapa pelaku UMKM yang mengikutinya. Tetapi sekarang puluhan pelaku usaha mengikutinya.
“Kami berharap semoga IMA Expo ini bisa menjadi sesuatu yang positif bagi pengembangan UMKM ke depan. Pemerintah Riau juga dapat memberikan wadah untuk pelaku UMKM mempromosikan produk yang mereka miliki setiap iven,” katanya.
Fatma seorang peserta IMA Expo menjelaskan, hari pertama pembukaan stan pameran pengunjung sangat antusias melihat produk-produk yang disajikan. Bahkan dirinya merasa keteteran saat melihat para pelanggan yang memburu makanan khas Riau yang dibuatnya.
“Alhamdulillah penjualannya lumayan bagus. Pertama buka buka pemarena banyak pengunjung yang langsung memburu makan olahan khas Riau,” tuturnya.
Ketua Panitia IMA Expo 2018, Ahmad Fadli mengatakan, memang sengaja menggandeng para UMKM di Pekanbaru agar masyarakat mengetahui produk olahan hasil karya mereka.
“Hingga saat ini sudah 52 stan yang terdiri otomotir, asuransi, perumahan dan UMKM lokal yang memang kami berikan wadah untuk memasarkan produk olahan mereka,’’ jelas Ahmad Fadli.
Ahmad Fadli menambahkan, selama IMA Expo berlangsung akan banyak promo menarik yang ditawarkan yang sayang jika dilewatkan.
Ia berhadap ke depanya dengan animo pengunjung yang datang ini dapat membuat UMKM Riau dapat berkembang, sehingga para pelaku usaha tak perlu khawatir lagi untuk mencari wadah mempromosikan produknya.(cr2)
Pantauan di lapangan, Rabu (31/1) pengunjung terlihat langsung memadati stan pameran IMA Expo 2018 yang mengusung tagline “UMKM Nusantara”.
Beragam produk khas Riau ditampilkan di pameran IMA Expo ini mulai dari pakaian khas Riau seperti batik Bono, tanjak, songket, serta produk olahan makan seperti mi sagu, bolu komojo, telor gabus, kripik ubi, bangkit sagu, talam durian, rendang teri, rendang ikan selais, talam ubi ungu, candil ubi ungu dan masih banyak lagi lainnya.
Owner Hotel Sri Indrayani Merza Gamal yang juga anggota IMA Chapter mengatakan, IMA Expo ini merupakan expo yang pertama digelar saat Rakernas IMA. Selama ini hanya ada beberapa pelaku UMKM yang mengikutinya. Tetapi sekarang puluhan pelaku usaha mengikutinya.
“Kami berharap semoga IMA Expo ini bisa menjadi sesuatu yang positif bagi pengembangan UMKM ke depan. Pemerintah Riau juga dapat memberikan wadah untuk pelaku UMKM mempromosikan produk yang mereka miliki setiap iven,” katanya.
Fatma seorang peserta IMA Expo menjelaskan, hari pertama pembukaan stan pameran pengunjung sangat antusias melihat produk-produk yang disajikan. Bahkan dirinya merasa keteteran saat melihat para pelanggan yang memburu makanan khas Riau yang dibuatnya.
“Alhamdulillah penjualannya lumayan bagus. Pertama buka buka pemarena banyak pengunjung yang langsung memburu makan olahan khas Riau,” tuturnya.
Ketua Panitia IMA Expo 2018, Ahmad Fadli mengatakan, memang sengaja menggandeng para UMKM di Pekanbaru agar masyarakat mengetahui produk olahan hasil karya mereka.
“Hingga saat ini sudah 52 stan yang terdiri otomotir, asuransi, perumahan dan UMKM lokal yang memang kami berikan wadah untuk memasarkan produk olahan mereka,’’ jelas Ahmad Fadli.
Ahmad Fadli menambahkan, selama IMA Expo berlangsung akan banyak promo menarik yang ditawarkan yang sayang jika dilewatkan.
Ia berhadap ke depanya dengan animo pengunjung yang datang ini dapat membuat UMKM Riau dapat berkembang, sehingga para pelaku usaha tak perlu khawatir lagi untuk mencari wadah mempromosikan produknya.(cr2)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar