PEKANBARU - Kondisi ekonomi konsumen Riau diramalkan
membaik pada triwulan I-2018. Badan Pusat Statistik Riau memperkirakan
angkanya sampai 100,86. Ini angka yang optimis menunjukkan bahwa kondisi
ekonomi konsumen lebih baik dari triwulan IV-2017 lalu.
Kepala Badan Pusat Statistik Riau Aden Gultom mengatakan perkiraan
membaiknya kondisi ekonomi konsumen pada triwulan I-2018, didorong oleh
meningkatnya perkiraan pendapatan rumah tangga dengan nilai indeks
sebesar 104,80.
"Sementara itu, rencana pembelian barang tahan lama, rekreasi, dan
pesta/hajatan cenderung pesimis dengan l nilai indeks sebesar 93,96,"
katanya, Selasa (6/2/2018) di Pekanbaru.
Dia menjelaskan, pada triwulan ke IV-2017 indeks tendensi konsumen di Riau sebesar 104,8, artinya
kondisi ekonomi konsumen meningkat, lebih baik dari kondisi triwulan sebelumnya 102,86.
kondisi ekonomi konsumen meningkat, lebih baik dari kondisi triwulan sebelumnya 102,86.
"Membaiknya kondisi ekonomi konsumen triwulan IV-2017 didorong oleh
meningkatnya pendapatan rumah tangga (nilai indeks sebesar 102,61),
inflasi yang terjadi tidak terlalu berpengaruh terhadap tingkat konsumsi
(nilai indekssebesar 104,90), dan meningkatnya volume konsumsi rumah
tangga (nilai indeks sebesar 109,91)," sambungnya.
Aden mengatakan, komponen tingkat konsumsi rumah tangga cenderung
optimis baik pada komoditas kelompok makanan, maupun komoditas non
makanan. Peningkatan konsumsi makanan terjadi pada komoditas bahan
makanan sebesar 131,43 dan komoditas makanan jadi di restoran/rumah
makan 121,30.
Sedangkan tingkat konsumsi non makanan cenderung optimis. Optimisme
indeks ini disebabkan lebih separuh komoditas pembentuknya seperti
konsumsi untuk transportasi, pakaian, pembelian pulsa, pendidikan, dan
konsumsi untuk hiburan/rekreasi, sementara akomodasi. Sedangkan
perawatan kesehatan/kecantikan yang sedikit pesimis. (bpc3)
Sumber : Bertuahpos.com, 6 Februari 2018
Tidak ada komentar:
Posting Komentar