Senin, 15 Januari 2018 12:25
Reporter : Yayu Agustini
Rahayu

Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa nilai
tukar Rupiah terdepresiasi atau melemah 0,37 persen terhadap Dolar Amerika
Serikat (USD) pada Desember 2017 lalu.
Kepala BPS, Suharyanto mengatakan, Rupiah
terdepresiasi dengan nilai tukar sebesar Rp 13.540 per USD.
"Menurut provinsi, level terendah kurs
tengah terjadi di Provinsi Sulawesi Selatan yang mencapai Rp 13.667 per USD
pada minggu keempat Desember 2017," kata Suharyanto dalam acara konferensi
pers di kantornya, Senin (15/1).
Sementara itu, Rupiah terdepresiasi 1,76 persen
terhadap dolar Australia pada Desember 2017 dengan nilai tukar sebesar Rp
10.429 per dolar Australia.
"Menurut provinsi, level terendah kurs
tengah terjadi di Provinsi Sulawesi Utara yang mencapai Rp 10.534 per dolar
Australia pada minggu keempat Desember 2017," ujarnya.
Sedangkan terhadap Yen Jepang, Rupiah
terapresiasi 0,91 persen pada Desember 2017 dengan nilai tukar sebesar Rp
119,32 per yen Jepang. "Menurut provinsi, level tertinggi kurs tengah
terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang mencapai Rp 112,50 per yen Jepang
pada minggu keempat Desember 2017."
Sementara itu, Rupiah terdepresiasi 0,60 persen
terhadap Euro pada Desember 2017 dengan nilai tukar sebesar Rp 16.046,80 per
Euro.
"Menurut provinsi,
level terendah kurs tengah terjadi di Provinsi Sulawesi Selatan yang mencapai
Rp 16.325,00 per euro pada minggu keempat Desember 2017." [idr]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar