Minggu, 21 Januari 2018 - 13:31 WIB > Dibaca 4982 kali
KOTA (RIAUPOS.CO) - RENCANA pembangunan dua
flyover di Kota Pekanbaru menghabiskan anggaran sebesar Rp240 miliar. Dari
anggaran tersebut, Rp160 miliar digunakan untuk pembangunan flyover di
perempatan Mal SKA. Sedangkan sisanya Rp80 miliar untuk membiayai pembangunan
flyover di perempatan Pasar Pagi Arengka.
Kepala Bidang (Kabid) Pembangunan Jalan dan Jembatan PUPR Provinsi Riau, Yunan Haris mengatakan, pembangunan flyover di perempatan Mal SKA memang memakan biaya yang lebih besar. Pasalnya bangunan di perempatan Jalan Soekarno-Hatta dan Tuanku Tambusai tersebut memiliki panjang 625 meter dan lebar 18 meter.
“Sehingga biayanya juga dua kali lebih besar dari flyover di perempatan Pasar Pagi Arengka. Flyover ini nantinya bisa dilalui dua arah, dengan empat lajur seperti flyover Sudirman. Sedangkan di perempatan Pasar Pagi Arengka hanya dibangun dua lajur dengan panjang 420 meter dan lebar 9 meter, dari Jalan Soekarno-Hatta menuju HR Soebrantas,” ujar Yunan, Sabtu (20/1).
Kepala Bidang (Kabid) Pembangunan Jalan dan Jembatan PUPR Provinsi Riau, Yunan Haris mengatakan, pembangunan flyover di perempatan Mal SKA memang memakan biaya yang lebih besar. Pasalnya bangunan di perempatan Jalan Soekarno-Hatta dan Tuanku Tambusai tersebut memiliki panjang 625 meter dan lebar 18 meter.
“Sehingga biayanya juga dua kali lebih besar dari flyover di perempatan Pasar Pagi Arengka. Flyover ini nantinya bisa dilalui dua arah, dengan empat lajur seperti flyover Sudirman. Sedangkan di perempatan Pasar Pagi Arengka hanya dibangun dua lajur dengan panjang 420 meter dan lebar 9 meter, dari Jalan Soekarno-Hatta menuju HR Soebrantas,” ujar Yunan, Sabtu (20/1).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar