[NEWS] Premium Langka, Harga Pertalite Tinggi di Riau, Mahasiswa Datangi DPRD


Kamis, 25 Januari 2018 | 20:10
Dipakai Bersama2

PEKANBARU, RIAUGREEN.COM - Sejumlah mahasiswa di Riau menyambangi kantor DPRD Riau, Kamis (25/1/2018) siang tadi. 

Kedatangan mahasiswa dalam rangka mempertanyakan melambung tingginya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite dan sulitnya Premium.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden BEM Universitas Riau Rinaldi mengatakan. Kami ingin mempertanyakan mahalnya harga Pertalite saat ini, seakan pemerintah menutup mata dan tidak berpihak kepada masyarakat kecil.

"Kalau kita lihat di Riau harga pertalit termahal, bahkan di daerah lain bisa lebih murah dari Provinsi kita. Kalau kita tinjau Riau ini daerah yang menghasilkan minyak," ujar Rinaldi.

Kesenjangan harga Pertalite di Riau, terutama di daerah perbatasan seperti Rokan Hilir, membuat masyarakat setempat membeli Pertalite di provinsi tetangga. Salah satunya Provinsi Sumatera Utara.

"Kami berharap kepada Wakil Rakyat yang tanggap dengan persoalan saat ini, tak hanya mahalnya harga Pertalite langkabya Premium untuk didapatkan menjadi persoalan sehingga mau tidak mau, masyarakat saat ini terpaksa beralih ke Pertalite," ucapnya.

Menanggapi masukan tersebut, Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldi Jusman menyambut baik aspirasi yang disampaikan. Dalam waktu yang dekat, wakil rakyat akan merencanakan pertemuan untuk meninjau kembali Pasal 24 Ayat 2 Perda Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pajak Daerah yang menyatakan tarif pajak sebesar 10%.

Arahan dari Komisi III dalam pertemuan tersebut menyatakan akan merevisi pasal dalam Perda. 


"Kita akan bawa ke BaMus kalau setuju saya bawa ke BP2D, seperti apa pertimbangan mereka berikutnya tentang tekhnis revisi Perda diatas," tutup Novriwaldi. (yo)
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar