Rabu, 24 Januari 2018 10:22
Reporter : Anggun P.
Situmorang
Merdeka.com - Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika
Serikat (USD) bergerak stagnan di perdagangan hari ini, Rabu (24/1). Rupiah
dibuka di level Rp 13.320 atau menguat tipis dibanding penutupan perdagangan
sebelumnya yaitu Rp 13.331 per USD.
Mengutip data Bloomberg, Rupiah sempat melemah
usai pembukaan hingga ke level Rp 13.330 per USD, namun kembali menguat di
level Rp 13.316 per USD. Dan saat ini, nilai tukar berada di level Rp 13.322
per USD.
Penutupan pemerintahan Amerika Serikat (AS)
kembali terjadi usai senat tidak menyepakati anggaran belanja negara. Adapun
departemen yang akan terkena efek penutupan sementara yaitu Departemen
Perdagangan, NASA, Departemen Ketenagakerjaan, Departemen Perumahan dan
Departemen Energi.
Ekonom Institute for Development of Economics and
Finance (INDEF), Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan, bagi Indonesia dampak
terjadinya shutdown secara temporer sangat minim ke nilai tukar rupiah.
Proyeksi rupiah masih berada dalam rentang terkendali di kisaran Rp 13.350
sampai Rp 13.400 per USD.
"Hal ini disebabkan
pada masa shutdown, USD cenderung melemah terhadap mata uang negara lainnya.
Terjadinya shutdown menyebabkan prospek pemulihan ekonomi AS bisa terganggu.
Dalam posisi ini justru Rupiah akan diuntungkan," ujar Bhima di Jakarta,
Senin (22/1). [azz]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar