[NEWS] Ekonomi Riau Diprediksi Tumbuh 2,75 Persen

Laporan: Debsy Medya Septiani

Perkembangan ekonomi Riau pada Triw I 2018 diperkirakan tumbuh positif kisaran 2,75+0.5 persen (yoy). Namun sedikit terjadi perlambatan dibandingkan perkiraan pertumbuhan perekonomian Riau 2017 di semester IV. Sumber perlambatan utamanya diperkirakan bersumber dari ekspor.

Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Riau 2018 bisa meningkat, kepala BI wilayah Riau Siti Astiyah mengungkapkan, dengan menggali sektor-sektor potensial untuk menggali pertumbuhan yang bisa dikembangkan, seperti pengembangan sektor pariwisata yang dilakukan Pemrov Riau saat ini.

" kami mengapresiasi yang dilakukan Pemprov Riau, makanya kami mendorong daerah-daerah juga melakukan hal yang sama sesuai dengan potensinya masing-masing". ujarnya.

BI menyarankan agar provinsi Riau melakukan diversifikasi atau penganekaragaman sumber perekonomi agar tidak tergantung kepada minyak, gas dan kelapa sawit. 

Diversifikasi ini bukan untuk jangka pendek akan tetapi bagi ekonomi Riau dimasa depan.Siti juga menyebutkan, pertumbuhan ekonomi 2017 lebih baik dibandingkan 2016.

Peningkatan perekonomian didorong konsumsi rumah tangga, konsumsi pemerintah, Investasi dan net ekspor. Disisi sektoral sumber pertumbuhan ekonomian didorong oleh kinerja sektor pertanian dan perdagangan.

Senada dengan kepala BI Riau, Ekonom Universitas Riau, Dahlan Tampubolon juga menyebutkan, pertumbuhan ekonomi di Indonesia pada umumnya dan Riau khususnya diprediksi tetap tumbuh positif. Bahkan ekonomi Indonesia tumbuh karena industri yang diperkirakan lebih dari 5 persen.

Sedangkan ekonomi Riau tumbuh seiring dengan membaiknya harga komoditas perdagangan Internasional seperti minyak dan gas (migas), crude palm oil (CPO) dan keret sehingga ekonomi Riau diprediksi tumbuh 2,7 persen plus minus 0,5 persen.

Ia juga menjelaskan, posisi ekonomi Riau terbuka sehingga paling cepat terhimbas dari dunia karena letaknya yang berbatasan  dengan negara tetangga Singapura dan Malaysia.

" Maka pada tahun 2018 akan membaik hingga angka 3 persen dan nasional mencapai 5,2 persen," ungkapnya. Dikarenakan gambaran tahun ini jauh lebih baik. Seluruh lembaga akan mengalami perbaikan. " Apalagi didukung pembangunan infastruktur dan konsumsi rumah tangga yang masih tinggi," jelasnya.
Sumber: Riau Pos Januari 2018.






Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar