PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Industri perbankan syariah pada triwulan III
2017 di Provinsi Riau menunjukkan pertumbuhan yang kembali melambat
dari triwulan sebelumnya.
Pertumbuhan aset perbankan Syariah di triwulan III 2017 tercatat 9,48
persen (yoy) dan pertumbuhan tersebut sedikit melambat dibandingkan
triwulan sebelumnya yang tercatat 11,19 persen (yoy).
Sejalan dengan pertumbuhan aset, laju pertumbuhan dana pihak ketiga
(DPK) perbankan syariah Riau juga terjadi perlambatan pada triwulan III
2017.
Di mana DPK perbankan syariah Riau mencatat pertumbuhan sebesar 11,97
persen atau lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya yang tercatat
19,30 persen.
Informasi tersebut diungkapkan Kepala BI wilayah Riau Siti Astiyah. Ia
juga mengungkapkan, tabungan masih mendominasi struktur DPK perbankan
syariah dengan pangsa pasar 50,56 persen disusul oleh deposito dan giro
dengan pangsa pasar masing-masing 41,25 persen dan 8,19 persen.
“Sedangkan pembiayaan perbankan syariah Riau tumbuh sebesar 17,79 persen
di triwulan III dan sedikit melambat dibandingkan triwulan sebelumnya
yang mencapai 18,91 persen. Untuk permbiayaan jenis konsumsi memiliki
laju pertumbuhan 36,61 persen dan meningkat dari triwulan sebelumnya
29,62 persen,” papar Siti.
Sumber : Riaupos.co, Januari 2018

Tidak ada komentar:
Posting Komentar