[NEWS] Kisaran Maksimal Pertumbuhan Ekonomi Riau 2018 Mencapai 3,25 Persen

Pekanbaru (Antarariau.com) - Bank Indonesia memperkirakan bahwa ekonomi Provinsi Riau pada 2017 berpeluang untuk tumbuh maksimal hingga 3,25 persen dibandingkan tahun lalu.

"Secara keseluruhan tahun 2017, pertumbuhan ekonomi Riau diperkirakan berada pada kisaran 2,25 persen hingga 3,25 persen year on year," kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau, Siti Astiyah, di Pekanbaru, Selasa.

Pada triwulan IV-2017, analisa BI menunjukan bahwa ada indikasi perbaikan ekonomi yang cukup kuat didaerah berjuluk "Bumi Lancang Kuning" itu. Kinerja ekonomi Riau pada triwulan tersebut ditopang oleh permintaan domestik yang kuat. 

Karena itu, BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV-2017 di Riau akan berada pada kisaran 2,40-3,40 persen (you). Angka itu lebih tinggi dibandingkan capaian triwulan III-2017 yang tumbuh 2,85 persen (you).

"Peningkatan utamanya didorong oleh peningkatan konsumsi rumah tangga, konsumsi pemerintah, investasi, dan net ekspor. Sedangkan dari sisi sektoral, sumber pertumbuhan ekonomi terutama didorong oleh kinerja sektor perdagangan dan pertanian," katanya.

Adapun perekonomian Riau pada triwulan III-2017 tumbuh 2,85 persen (you) sudah lebih tinggi dibandingkan dengan triwulan II tahun yang sama, yang mencapai 2,41 persen. Meningkatnya ekonomi ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi di regional Sumatera dan Nasional.

Faktor domestik yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi ini diantaranya adalah meningkatnya konsumsi pemerintah, antara lain berasal dari penyaluran gaji ke-13 PNS. Selain itu, realisasi belanja bagi hasil dari Pemprov Riau kepada pemerintah kabupaten/kota juga mengalami peningkatan seiring dengan kenaikan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat.  

Pertumbuhan ekonomi Riau tanpa minyak dan gas juga tercatat sebesar 4,61 persen (you), meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya yang sebesar 4,37 persen. 

Meski begitu, BI masih meyakini ada beberapa faktor risiko yang membayangi perkembangan ekonomi Riau ke depan yang harus diantisipasi lebih lanjut, khususnya oleh pemerintah daerah.

"Kondisi ini terindikasi dari perbaikan ekonomi dunia dan harga komoditas yang relatif terbatas sehingga rentan terhadap kinerja ekspor," ucapnya.
Sumber: Antaranews
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar