SAKINA
RAKHMA DIAH SETIAWAN
Kompas.com -
05/02/2018, 13:33 WIB

Kepala Badan
Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto usai konfrensi pers terkait pertumbuhan
ekonomi Indonesia pada kuartal III 2017 di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin
(6/11/2017).(KOMPAS.com/PRAMDIA ARHANDO JULIANTO)
JAKARTA,
KOMPAS.com -
Badan Pusat Statistik ( BPS) melaporkan, Indeks Tendensi Bisnis (ITB)
kuartal IV 2017 mencapai 111,02. Ini menunjukkan kondisi bisnis secara
umum masih tumbuh.
Akan tetapi,
kata Kepala BPS Kecuk Suhariyanto, optimisme pelaku bisnis lebih rendah
dibandingkan kuartal sebelumnya. Ini tercermin dari ITB kuartal III 2017 yang
tercatat sebesar 112,39.
"Kondisi
bisnis dan optimisme pelaku bisnis yang masih baik pada kuartal IV 2017
disebabkan pendapatan usaha yang meningkat dengan nilai indeks 115,58,"
ujar Suhariyanto dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (5/2/2018).
Peningkatan
juga terjadi pada penggunaan kapasitas produksi atau usaha, dengan nilai indeks
112,74. Pun peningkatan terjadi pada rata-rata jumlah jam kerja, dengan nilai
indeks 104,72.
Kondisi
bisnis yang membaik dan optimisme pelaku bisnis terjadi pada seluruh kategori
lapangan usaha, terutama pada lapangan usaha Administrasi Pemerintahan,
Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib. Adapun nilai ITB tertinggi sebesar
131,58.
Sementara
itu, kategori lapangan usaha dengan optimisme terendah terjadi pada lapangan
usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan. Nilai ITB tercatat sebesar 103,87.
Pada kuartal
I 2018, kondisi bisnis pada seluruh kategori lapangan usaha diperkirakan masih
tumbuh. Meski demikian, tingkat optimisme pelaku bisnis lebih rendah jika
dibandingkan dengan optimisme pada kuartal IV 2017.
"Perkiraan
penurunan tingkat optimisme pelaku bisnis ini ditunjukkan oleh perkiraan angka
ITB kuartal I 2018 sebesar 108,60, lebih rendah dari kuartal IV 2017,"
jelas Suhariyanto.
Perbaikan
kondisi bisnis dan optimisme pelaku bisnis yang masih baik diperkirakan terjadi
karena ada peningkatan pesanan (order) dari dalam negeri, dengan nilai indeks
117,02. Selain itu, ada pula peningkatan harga jual dengan nilai indeks 113,57.
Perbaikan
kondisi bisnis juga ditunjukkan dengan order barang input yang diperkirakan
meningkat, dengan nilai indeks 103,76. Sementara itu, order dari luar negeri
diperkirakan bakal relatif sama dengan kondisi kuartal IV 2017, dengan nilai
indeks 100,05.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar