2016-2018, BI Sebut Perekonomian Riau Terus Meningkat

Mulai 2012-2015, trend perekononian Riau menurun. Namun 2016 hingga sekarang menurut BI trend perekonomian Riau meningkat. Pemprov Riau lakukan recovery.

Riauterkini-PEKANBARU-Dalam diskusi terbatas antara Kepala Bank Indonesia dengan awak media Kamis (8/3/18) di Gedung Bank Indonesia Perwakilan Riau, terungkap bahwa tahun 2016 hingga saat ini pertumbuhan ekonomi Riau terus meningkat.

Hal itu diungkapkan Kepala Bank Indonesia kantor perwakilan Riau Siti Astiyah. Ia mengakui, trend pertumbuhan ekonomi Riau terus turun sejak beberapa tahun yang lalu. Atau tepatnya dimulai sejak tahun 2012.

"Trend pertumbuhan ekonomi Riau menunjukkan kurva penurunan. Mukai 2012 sampai pada tahun 2015 yang merupakan pertumbuhan ekonomi terendah (paling dalam) Namun, pasca 2015, trend pertumbuhan ekonomi Riau meningkat. Mulai tahun 2016 pertumbuhan ekonomi Riau meningkat sampai 2017. Bahkan di prediksi, 2018 ini masih akan terus meningkat yaitu di angka 2,75-3,25 persen," terang Siti Astiyah.

Menurutnya, adanya pergerakan naiiknya pertumbuhan ekonomi itu menunjukkan perbaikan perbaikan (recoveri). Perekonomian Riau berbasis komoditas. Kalau harga komoditas turun, maka perekonomian Riau juga menurun.

"Mulai 2016, ada perbaikan perbaikan yang dilakukan pemerintah provinsi. Tetapi perbaikannya tidak bisa secara langsung. Apalagi sektor ninyak dan gas tidak turut mendongkrak karena selain harganya masih low, produksi minyak Riau juga memang sudah turun," terangnya.

Disinggung langkah langkah yang perlu diambil pemerintah provinsi menuju maksimalisasi pertumbuhan ekonomi Riau Siti mengungkapkan perlu adanya transformasi kebijakan ke sektor industri. Hilirisasi sawit perlu di tingkatkan dan mendorong UMKM yang berpotensi.

"Seriap daerah memiliki komoditas unggulan yang yang berbeda dan perlu ditingkatkan. Termasuk komoditas yang mendukung sektor pariwisata yang juga akan menunjang perekonomian daerah," kata Siti. *(H-we)
Sumber : Riauterkini.com, 8 Maret 2018
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar