Utang Tak Bisa Ciptakan Pembangunan Ekonomi 'Sekejap'

AKURAT.CO, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menanggapi bahwa pembangunan yang dilakukan pemerintah dari hasil berhutang tidak akan langsung menuai hasilnya dalam jangka pendek tapi memerlukan waktu. Oleh karena itu dia mengajak agar masyarakat melihat instrumen utang secara menyeluruh.

"Banyak langkah-langkah pembangunan pemerintah, termasuk pembangunan infrastruktur dan perbaikan pendidikan dan kesehatan serta jaminan sosial, baru akan menuai hasil pada jangka menengah," tutur Sri Mulyani Indrawati dalam pernyataan resminya, Jumat (23/3).

Ia juga mencontohkan, seperti, perbaikan kurikulum pendidikan, baru akan terlihat saat anak-anak menyelesaikan proses pendidikan (12 tahun untuk SMA dan vokasi, serta 16 tahun untuk hasil pendidikan tinggi).

"Kritikan bahwa banyak yang dilakukan pemerintah tidak memberikan hasil memuaskan saat ini, jelas tidak mempertimbangkan mengenai berapa lama proses suatu kebijakan dan proses konstruksi infrastruktur baru akan menuai hasil," ucapnya.

Pemerintah, lanjut dia, setuju dengan anjuran bahwa kita perlu meningkatkan efektivitas kebijakan, mempertajam berbagai pilihan dan prioritas kebijakan dan memperbaiki tata kelola serta proses perencanaan, serta terus memerangi korupsi agar setiap instrumen kebijakan dapat menghasilkan dampak positif yang nyata dan cukup cepat.

"Oleh karena itu, hanya menyoroti instrumen utang tanpa melihat konteks besar dan upaya arah kebijakan pemerintahan jelas memberikan kualitas analisis dan masukan yang tidak lengkap dan bahkan dapat menyesatkan," ujarnya geram.

Dengan demikian masyarakat, menurut dia, juga tidak akan mampu melihat permasalahan dan potensi ekonomi Indonesia. Lebih buruk, terdapat persepsi mengerdilkan pemikiran dan menakut-nakuti masyarakat untuk tujuan negatif bagi bangsa kita sendiri. Itu bukan niat terpuji tentunya.

"Sekali lagi, apa yang disampaikan oleh berbagai pihak yang peduli mengenai utang pada dasarnya 'telah' dan 'sedang' dilakukan oleh pemerintah. Sebagai Menteri Keuangan, saya berterima kasih atas berbagai analisis, masukan dan bahkan kritikan yang bertujuan untuk menjaga kesehatan keuangan negara dan memperbaiki kebijakan pemerintah untuk mencapai tujuan pembangunan sesuai cita-cita kemerdekaan kita," pungkasnya. []
Sumber : Akurat.com, 26 Maret 2018
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar