PEKANBARU (CAKAPLAH) - Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Riau menyatakan senantiasa menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
Hal ini disampaikan Kepala BI Perwakilan Riau Siti Astiyah kepada CAKAPLAH.COM, Senin (12/3/2018). Ia mengatakan bahwa beberapa hari terakhir ini nilai tukar rupiah memang mengalami penurunan.
"Namun
jika dibandingkan dengan negara lain, Rupiah masih cukup menguat. Tapi
memang jika dibandingkan dengan Dolar Amerika, Rupiah kita memang
sedikit melemah," ujar Siti.
Dikatakan Siti, terkait pelemahan nilai tukar rupiah, Siti mengatakan hal itu lebih disebabkan oleh faktor eksternal.
"Pelemahan
nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat yang terjadi dalam
beberapa waktu terakhir karena pasar keuangan global yang tengah
bergejolak," ungkapnya.
Dikatakan Siti, BI sendiri telah
melakukan evaluasi terhadap hal ini dan bagaimana dampaknya terhadap
pasar keuangan domestik dan nilai tukar. Ia pun berharap hal ini
nantinya tidak akan berlangsung lama.
"Tentu akan ada dampaknya,
tapi kita yakin ini tidak akan berlangsung lama, BI pusat juga sudah
melakukan berbagai upaya mengatasi hal ini," katanya.
Ditambahkannya,
khusus di daerah memang tidak ada yang bisa dilakukan karena memang ini
penyebabnya bersifat eksternal, namun demikian BI tetap melakukan
langkah-langkah bagaimana menjaga stabilitas ekonomi dan juga tingkat
inflasi di Riau khususnya.
"Makanya kita berusaha agar tingkat inflasi bisa stabil dan tidak ada gejolak ekonomi," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, pada pembukaan perdagangan hari ini Senin (12/3/2018), rupiah berada di angka Rp13.773 per USD.
Mengutip
data Bloomberg, rupiah menguat 24 point dibanding penutupan akhir pekan
lalu yang berada di angka Rp13.797 per USD. Dalam pergerakan hariannya,
rupiah bergerak di kisaran Rp13.750-Rp13.776 per USD.
Sementara
itu, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah hari ini berada
di posisi Rp13.768 per USD. Angka ini menguat 26 point dibanding
penutupan akhir pekan yang berada di posisi Rp13.794 per USD.
Sementara harga jual yang ditawarkan Bank Indonesia adalah Rp13.837 per USD, dan harga beli adalah Rp13.699 per USD.
Sedangkan nilai tukar rupiah dengan mata uang lain tercatat sebagai berikut:
- Dolar Australia : Kurs Jual Rp10.886.95 : Kurs Beli Rp10.777
- Dolar Singapura : Kurs Jual Rp10.530.44 : Kurs Beli Rp10.420.66
- Yen Jepang : Kurs Jual Rp12.981.52 : Kurs Beli Rp12.848.43
- Euro Eropa : Kurs Jual Rp17.044.42 : Kurs Beli Rp16.871.69

Tidak ada komentar:
Posting Komentar