PEKANBARU (RIAUSKY.COM) -
Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I menyatakan menambah
pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium sebanyak 1.400 - 1.500
Kiloliter (KL) bagi wilayah Provinsi Riau. Penambahan ini untuk memenuhi
tingginya permintaan masyarakat di tengah kenaikan harga BBM
non-subsidi jenis Pertalite.
"Permintaan Premium di Riau setiap harinya
berada di kisaran 1.000 KL. Kini pasokan tersebut ditingkatkan menjadi
sekitar 1.400-1.500 KL," kata Branch Manager PT Pertamina (Persero) MOR I
wilayah Sumbar-Riau Rahman Pramono Wibowo di Pekanbaru, Rabu
(28/3/2018) seperti dilansir Inews.id.
Pramono menjelaskan penambahan ini bisa berubah seiring peningkatan permintaan.
"Setiap harinya permintaan dapat
disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat," tegasnya.
Dia mengatakan,
Premium merupakan BBM penugasan yang penyalurannya diatur oleh
pemerintah berdasarkan Perpres 191 tahun 2014. Mengacu pada regulasi
tersebut, Premium diatur dengan jelas peruntukannya.
"Makanya peningkatan pasokan tersebut
diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama bagi
transportasi umum maupun kendaraan tua di Provinsi Riau," tuturnya.
Menurut dia untuk saat ini stok Premium di
Terminal BBM Siak, Terminal BBM Dumai, dan Terminal BBM Tembilahan yang
merupakan titik pasokan ke wilayah Riau dilaporkan aman dengan proyeksi
hingga 5-7 hari.
Dia menambahkan, Premium merupakan BBM
dengan kualitas di bawah standar emisi internasional, sehingga
masyarakat diimbau untuk mulai beralih menggunakan BBM dengan kualitas
yang lebih baik.
"Demi kebaikan bersama, diiimbau kepada
masyarakat untuk beralih menggunakan BBM yang lebih berkualitas demi
menjaga kelestarian hidup," kata Pramono. (*)
Sumber : Riausky.com, 29 Maret 2018
Tidak ada komentar:
Posting Komentar