BANGKINANG (RIAUPOS.CO) - Salah satu pertimbangan bagi desa dan
kecamatan untuk mengusulkan pembangunan adalah keberadaan infrastruktur
itu dapat menunjang atau mendorong pertumbuhan ekonomi.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kampar Afdal, selaku Koordinator Forum Gabungan Perangkat Daerah Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan pada rapat forum perangkat daerah lanjutan hari ketiga di aula Bappeda Kabupaten Kampar, Jumat (9/3).
“Utamakan usulan infrastruktur itu untuk menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat. Apapun kegiatan-kegiatan ekonomi di desa dan di seluruh kecamatan selalu berhubungan dengan infrastruktur,” ujar Afdal di hadapan forum.
Rapat forum perangkat daerah bidang infrastruktur dan kewilayahan hari ketiga ini diikuti oleh camat dan staf, OPD yang terkait dengan bidang infrastruktur. Ada lima OPD yang terkait dengan bidang infrastruktur dan kewilayahan, yakni Dinas PUPR, Dinas Perkim, Dinas Perhubungan, Dinas Kominfo Persandian dan Dinas Lingkungan Hidup.
Rapat tersebut dipimpin oleh Kabid Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Kabupaten Kampar Safri SSos dan dihadiri Kasubid Perencanaan Bappeda Kabupaten Kampar Yusdiyen Hadinata. Juga pejabat OPD yang terkait bidang infrastruktur dan kewilayahan.
Disampaikan Afdal bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kampar saat ini masih berada di bawah pertumbuhan ekonomi nasional. Kalau pertumbuhan ekonomi secara nasional di atas 5 persen, sementara partumbuhan ekonomi Kabupaten Kampar masih di atas 3 persen atau di bawah 4 persen.
Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu permasalahan daerah saat ini. Maka untuk mendorong pertumbuhan ekonomi itu adalah dengan peningkatan infrastruktur.
“Kalau bisa seluruh usulan kecamatan dan renja OPD diakomodir untuk peningkatan ekonomi,” ujarnya.(rdh)
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kampar Afdal, selaku Koordinator Forum Gabungan Perangkat Daerah Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan pada rapat forum perangkat daerah lanjutan hari ketiga di aula Bappeda Kabupaten Kampar, Jumat (9/3).
“Utamakan usulan infrastruktur itu untuk menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat. Apapun kegiatan-kegiatan ekonomi di desa dan di seluruh kecamatan selalu berhubungan dengan infrastruktur,” ujar Afdal di hadapan forum.
Rapat forum perangkat daerah bidang infrastruktur dan kewilayahan hari ketiga ini diikuti oleh camat dan staf, OPD yang terkait dengan bidang infrastruktur. Ada lima OPD yang terkait dengan bidang infrastruktur dan kewilayahan, yakni Dinas PUPR, Dinas Perkim, Dinas Perhubungan, Dinas Kominfo Persandian dan Dinas Lingkungan Hidup.
Rapat tersebut dipimpin oleh Kabid Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Kabupaten Kampar Safri SSos dan dihadiri Kasubid Perencanaan Bappeda Kabupaten Kampar Yusdiyen Hadinata. Juga pejabat OPD yang terkait bidang infrastruktur dan kewilayahan.
Disampaikan Afdal bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kampar saat ini masih berada di bawah pertumbuhan ekonomi nasional. Kalau pertumbuhan ekonomi secara nasional di atas 5 persen, sementara partumbuhan ekonomi Kabupaten Kampar masih di atas 3 persen atau di bawah 4 persen.
Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu permasalahan daerah saat ini. Maka untuk mendorong pertumbuhan ekonomi itu adalah dengan peningkatan infrastruktur.
“Kalau bisa seluruh usulan kecamatan dan renja OPD diakomodir untuk peningkatan ekonomi,” ujarnya.(rdh)
Sumber : Riaupos.co, 12 Maret 2018
Tidak ada komentar:
Posting Komentar