InfoSAWIT, JAKARTA – Guna mendukung pengembangan
industri, pemerintah tahun 2018 ini menargetkan 7 Kawasan Ekonomi Khusus
(KEK) bisa berjalan dengan sempurna.
Dituturkan Deputi Bidang Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan
Wilayah Wahyu Utomo mengemukakan pemerintah terus mendorong
pengoperasian 7 (tujuh) KEK pada 2018 dapat terealisasi sepenuhnya
termasuk Maloy untuk pengembangan industri hilir sawit.
"Untuk dapat
beroperasi, KEK harus dapat memenuhi kelengkapan infrastruktur, sumber
daya manusia hingga perangkat pengendalian administrasi," ujarny,
dikutip InfoSAWIT, dalam laman resmi Humas Provinsi Kaltim, belum lama ini.
Lebih lanjut kata dia, kelengkapan ini meliputi pengadaan hingga
pematangan lahan, ketersediaan jalan, listrik, jaringan air bersih dan
sistem air limbah. Selain itu, harus tersedia sistem pengelolaan sampah,
pemadam kebakaran hingga kantor administrasi pengelolaan kawasan dan
sistem keamanan.
"Jika kriteria ini sudah terpenuhi, KEK bisa diresmikan
operasionalnya,” ungkap Wahyu.
Tujuh kawasan yang ditargetkan untuk beroperasi 2018 yakni kawasan
Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe, KEK Galang Batang, KEK Tanjung
Kelayang, KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan, KEK Bitung, KEK Tanjung
Api-api dan KEK Morotai. (T2)
Sumber : infosawit.com, 7 Maret 2018

Tidak ada komentar:
Posting Komentar