AKURAT.CO, Pelemahan Rupiah terlihat mulai terbatas,
ittupun seiring dengan penurunan jumlah cadangan devisa yang
diperkirakan digunakan untuk menstabilkan nilai tukar Rupiah dan turunnya penempatan valas perbankan di bank sentral karena adanya kebutuhan di masyarakat.
Jumlah cadangan devisa Februari 2018
senilai USD128,06 miliar, turun USD3,92 miliar dibandingkan posisi
Januari 2018 sebesar USD131,98 miliar.
Di sisi lain, pemberitaan mengenai
mundurnya pejabat eksekutif di pemerintahan Trump akibat kebijakan
proteksionis Presiden Trump memberikan sentimen negatif pada USD yang
cenderung turun tipis.
" Namun demikian, kondisi tersebut tidak banyak berimbas pada pergerakan Rupiah yang cenderung melemah," kata Analis Bina Artha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (8/3).
Pergerakan Rupiah
diperkirakan masih ada potensi pelemahan namun, diharapkan dapat
terbatas seiring pelemahan yang terjadi pada USD dan juga posisi Rupiah yang masih berada di area supportnya. Untuk itu, diharapkan pelemahan yang terjadi dapat lebih terbatas agar Rupiah dapat menemukan momentum kenaikannya.
Tetap cermati dan waspada jika masih adanya pelemahan lanjutan.
" Rupiah diestimasikan akan bergerak pada kisaran support 13.783 dan resisten 13.750," tambahnya.[]
Sumber : Akurat.co, 8 Maret 2018

Tidak ada komentar:
Posting Komentar