PEKANBARU - Kepala Biro Ekonomi dan Sumber Daya Alam
Setdaprov Riau Darusman mengatakan bisa saja langkah menggaet investor
baru untuk RAL dilakukan.
Namun bukan berarti hanya sebatas menjalankan rute yang sudah
tersedia, tapi investasi baru dari pihak swasta ini harus sanggup
menanggung semua permasalahan di internal RAL, termasuk hutang pajaknya.
"Kalau soal investor baru untuk RAL sebelumnya saya tidak tahu
persis. Apakah masalah ini pernah didudukkan sebelumnya. Masalahnya
sekarang kalau mereka mau narik investor dari luar sanggup tak
menanggung semuanya," katanya.
Darusman menjelaskan, kesanggupan investor baru itu penting untuk
dipertanyakan mengingat semua permasalahan RAL selama ini begitu rumit.
Sebab menurutnya, tidak mungkin ada investor baru masuk tapi harus
menanggung semua beban utang pajak ratusan miliar.
"Menurut saya ini perlu dipertanyakan. Jika mereka (investor) hanya
ingin bekerjasama hanya untuk mengambil rute kemudian jalan tanpa
memperhatikan masalah lain itu sangat tidak memungkinkan," kata dia.
Darusman juga meragukan terhadap masalah ini. Dia berkata dengan
kondisi RAL saat ini, sangat sedikit investor yang mau meleburkan diri
untuk memperbaiki RAL.
"Ada enggak, investor yang sanggup talangi hutang mereka (RAL) dulu.
Kalau ada lanjutkanlah. Yang jelas Pemprov Riau dan pemegang saham lain
sudah tanamkan modal dan menanti deviden. Kalau sanggup investor
tanamkan modal tapi tidak mengurangi deviden, tak masalah. Kalau APBD
tak mungkin," sambungnya. (bpc3)
Sumber : Bertuahpos.com, 2 Maret 2018
Tidak ada komentar:
Posting Komentar